Dinas Perpustakaan dan Arsip Papua Berupaya Mengoptimalkan Keuangan

15 Hari yang lalu

POLITIK DAN PEMERINTAH

ADMIN


JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com – Untuk memahami tugas dan fungsi kerja keuangan dalam pembayaran PPTK dan Pajak, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Papua menggelar sosalisasi tentang Pengoptimalan Keuangan Organisasi Perangkat Daerah.

 

“Kami melakukan sosialiasi ini agar penggunaan uang tunai serta penjelasan terhadap wajib pajak PPTK yang belum terbayarkan oleh bendahara dan pihak ketiga dapat memahami agar tidak mengambil uang seenaknya,” kata Kepala Dinas Drs. Hans .Y Hamadi M.Si  Kepada kabarmapegaa.com dari Ruang Kerjanya, Kamis (05/04/18).

 

Menurutnya,  pengambilan uang di bendahara 2018 tidak sama dengan tahun sebelumnya, mereka bisa mengambil uang dibawah Rp 5 Juta,  tetapi selebihnya berhadapan kepada pihak ketiga.

 

“Itu sebabnya, agar tidak terjadi kesalapahaman antara PPTK, bendahara dan BPK makanya sosialisasi dilakukan sehingga tidak dikerjakan hanya pada PPTK,” jelasnya.

 

Terkait pajak, menurtnya sesuai informasi dari pemerintah meminta kepada ASN untuk mengaktifkan LHKPN yang berfungsi mendaftarkan diri dengan kekayaan yang dihasikan terutama bagi pejabat esalon  II dan III, itu sebabanya pencerahan itu diberikan dari kantor Pajak dalam sosialasi ini.

 

“Karena saat ini semua data sudah dilakukan secara online, baik itu bank keuangan pajak hingga pembuatan KTP,” ungkapnya.

 

Ia  mengucap terimakasih kepada Asisten III Sekda Provinsi Papua, Elysa Auri yang mengapresiasi dan mendorong sosialiasi ini untuk melakukan tahapan-tahapan pajak maupun non tunai sehingga diikuti dengan baik walaupun belum sempuran.

 

“kami bersyukut karena Asisten III, telah memberikan dana stimulasi sebesar Rp 100 juta untuk kepengurusan koperasi simpan pinjam sebagai modal awal di kantor Perpustakaan ini,” ucapanya.

 

“Dengan mendorong koperasi ini, semoga membantu kesejahteraan baik SDM dan organisasi,” harapnya.

 

Pewarat       : Alexander Gobai

Foto Kabar Peristiwa