Harga BBM dan Sembako Diharapkan Stabil

Cinque Terre
Alexander Gobai

6 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com -  Menstabilkan Harga  Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan Bahan Bakar Minya (BBM) dalam rangka menjelang  hari natal 25 Desember 2017 dan tahun baru  01Januari 2018, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menggelar rapat koordinasi tentang pangan pasokan  dan harga pangan pokok dan strategi menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

 

Kegiatan rapat itu turut hadir semua intansi pemerintah daerah kota Jayapura dan Provinsi Papua. diantaranya, Dinas Pertanian, Perkebunan, Perikanan, pertamina Perindag, Dolog Regional Papua, Satgas pangan, TNI/Porli yang dilaksanakan  di Sasana, Raya, kantor Gubernur Papua, Kamis, (14/12/17).

 

Rapat itu turut hadir Kepala Bidang Kerawanan Pangan dan badan ketahanan Pangan Kementrian Pertanian Dr. Drs. Nasfirma Yul NZ, MM, Kepala Dinas Pangan dan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Provinsi Papua, Elia Loupatty yang sebagai pemimpin rapat. Dia memipin rapat selama kurang lebih 3 jam.

 

Dalam rapat itu, Elia mengatakan, semua instansi yang terlibat bisa menjaga dan mestabilkan harga barang dalam menjelang natal, sehingg warga bisa merasakan harga pasar yang optimal dan stabil.

 

Di dalam rapat itu juga terlihat suasana rapat santai, tertib dan saling menyampaikan program yang dilakukan dari masing-masing instansi. Dolog mempresentasekan  program yang meloncat mengirimkan beras, gula dan minyak goreng ke beberapa daerah wilaya Papua, seperti Nabire, Mimika, Wamena dan  beberapa daerah lainnya.

 

Hal itu, ia memberikan apresiasi kepada Dolog karena telah bekerja baik, mengedepankan kemauan dan kepentingan rakyat. Dia berharap agar instansi lain juga melakukan hal yang sama.

 

‘Saya mengajak sekalgi lagi kepada semua pihak menjaga harga pasar. Kalau harga pasar naik, pemerintah harus melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga yang semaksimal agar masyarkat bisa membeli barang dengan harga yang wajar-wajar saja,” katanya.

 

Usai rapat koordinasi, dibawa pimpinan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua, Robert Edy Purwoko melakukan perjalanan menuju di beberapa titik tempat, untuk menayakan harga pasar.

 

Mereka menyakan  harga bensi di pertami, harga bawang putih, merah, ricah, tomat, daging ayam dan beras.

 

“Harga bawang putih, merah, rica dan tomat berkisar Rp 8.000-60.000 Rupiah rupiah. Daging Ayam berkisar dari harga 23.000-65.000 Ribu.”

 

Di tempat yang sama, ketika wartawan bertanya salah seorang pedagang cabe, Mira menyampaikan, harga sembako memang sudah naik dari awal bulan desember.

 

Di tempat lain Yan, Warga Hamadi, pembeli barang di pasar murah menyampaikan rasa terimakasih kepada pemerintah provinsi Papua atas harga murah yang digelar dinas ketahan pangan papua. Semoga kedepan,diharapkan bisa dilakukan hal yang sama.

 

Pewarta        : Alexander Gobai

Baca Juga, Artikel Terkait