A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php56/ci_sessionb8b3fafa07a8b8bec7b53d96e74cc6e62bba6dfd8fb1759f22f65fd20be2e9a046ff9402): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 156

Backtrace:

File: /home/kabar928/public_html/application/controllers/WebAll.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/kabar928/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/kabar928/public_html/system/core/Exceptions.php:272)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 140

Backtrace:

File: /home/kabar928/public_html/application/controllers/WebAll.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/kabar928/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/kabar928/public_html/system/core/Exceptions.php:272)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 140

Backtrace:

File: /home/kabar928/public_html/application/controllers/WebAll.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/kabar928/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Ini Kronologis Penembakan  Tim Gabungan Terhadap Pemuda  Dogiyai

Ini Kronologis Penembakan  Tim Gabungan Terhadap Pemuda  Dogiyai

Cinque Terre
Alexander Gobai

3 Bulan yang lalu
HUKUM DAN HAM

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

DOGIYAI, KABARMAPEGAA.COM— Benediktus Goo pemuda Dogiyai yang selalu siap menyuarakan kemanusiaan di Dogiyai Papua ini melaporkan kronologis Penembakan  Tim Gabungan Terhadap Pemuda  Dogiyai. Minggu (8/4/2018) via pesan electronik kepada media ini.

 

Berikut adalah kronologi singkat Penembakan  Tim Gabungan Terhadap Pemuda  Dogiyai:

 

Kronologi:

 

Dogiyai, Jumat 6 April 2018 Jam 20:00 WIT. Rombongan Pemuda Kampung Mauwa dan Kampung Dikiyouwo duduk bercerita di Rumahnya Jufri Dogomo Staf Honorer di Sekretariat KPUD Dogiyai (Tempat Penjualan Ayam Potong) yang ada di Damping Bawah Jembatan Kali Mauwa, diantara mereka ada 3 Pemuda yang minum Minuman Keras tetapi mereka bertiga ada dalam rumah. Tuan Rumahnya memasak Air Putih di Dandang Besar untuk memutar Kopi Susu pada malam sabtu bersama Pemuda Pemuda. Dalam Pertengahannya, sebelum mendidihnya 100°c, Diatas Jenbatan Kali Mauwa ada terdengar bunyi tembakan Senjata tiga kali berturut turut sehingga semua pemuda yang ada dalam rumah kaget dan keluar dari rumah untuk memastikan penyebabnya.

 

Sesampainya di atas Jembatan, Polisi suruh mereka bubar sambil membuang peluru, Karena bunyi tembakan terus menjadi jadi maka Masyarakat dan Kepala Kampung Mauwa datang mendekat untuk memastikan Penyebabnya juga tetapi ketika Kepala Kampung tiba di Jembatan antara Polisi dan Pemuda saling bersiaga untuk bertikai sehingga Kepala Kampung mengajak masyarakatnya pulang ke Rumah masing masing karena Kepala Kampung juga sama sekali tidak tahu penyebabnya tetapi Para Pemuda masih bertahan di jalan. Polisi melihat Para Pemuda masih bertahan di jalan sehingga Polisi pergi memanggil Brimob dan Timsus ke Moanemani. Satu Jam Kemudian sekitar 21:30 WIT Tim Gabungan datang menyerbu para pemuda yang ada di atas Jembatan dengan menggunakan Gas Air. Para Pemuda lari dari serangan Tim Gabungan sedangkan ada dua pemuda gagal melarikan diri karena sudah kena Gas Air Mata sehingga Pemuda atas nama Geri Goo (23) Tahun, Peluru Kena Punggung Belakang lurus Dada dan  Paha kemudian sepanjang Punggung, Kaki, Tangan itu Tergores akibat Tim Gabungan menarik Korban diatas jalan Aspal. Kemudian Rudi Auwe dapat tembak di kaki kanan tetapi berhasil melarikan diri.

 

Motif Penembakan

 

Tim Gabungan membuangan Gas Air kepada masyarakat lalu Tim Gabungan lain menggunakan dua Mobil Kaca Gelap lalu berpura pura ke arah Enarotali, sesampainya Korban langsung tembak korban dan para pemuda kejar kedua Mobil sampai Kali Okeiya. Kemudian kedua Mobil itu kembali lagi dari Gunung Odedimi Kali bergabung bersama Tim Gabungan.

 

 

Cerita Medis

 

Setelah Tim Gabungan menembak Geri Goo dan Rudi Auwe, Jam 22:00 WIT membaca ke Puskesmas Moanemani. Dari sana Para Perawat memanggil Dokkter Umum untuk menanganinya. Dokter Umum langsung menangani Korban dan Korbannya Kritis maka rujuk ke Nabire. Menurut Dokter, Peluruhnya kena Pembuluh darah dekat paru paru tetapi paru parunya tidak kena sehingga harus dioperasi untuk mengeluarkan Pelurunya. Kemudian saya tidak memberikan Rujukan ke RSUD Paniai yang dekat karena disana Dokter Began ada keluar daerah, Pungkas Dokter. Akhirnya Koban dibawah turun ke Nabire oleh Anggota Polisi pada pukul 24:00 WIT.

 

Penanganan Pemerintah Daerah Dogiyai

 

Sabtu, 7 April 2018 sekitar Jam 10:00 WIT Bupati dan Kepala Distrik Kamuu datang ke TKP untuk mendengar, mendiskusikan dan mencari solusinya. Saya belum tahu persis hasilnya diskusi karena saya memang ada di TKP tetapi tidak bergabung dalam diskusinyanya.

 

Cerita Polisi

 

Awalnya, Warga Mauwa atas nama alifin datang melapor ke Mapolsek Moanemani. Dalam Laporannya, Rumahnya Alifin dibongkar  Pemuda untuk mencuri barang barangnya sehingga pasukan turun ke Mauwa untuk membubarkan tetapi semua Pemuda pada minum minuman Keras sehingga kami memberikan peringatan tetapi mereka masih melawan sehingga kami menembaknya.

 

Analisa Pelapor

 

Polisi datang menciptakan Isu bahwa Perampok dan Pemiras. Dengan alasan Perampok dan Pemiras, Polisi menembak mati Pemuda dengan strategi yang terlatih dan terdidik bahwa sebagian pasukan siap siaga, sebagian membuang Gas Air Mata, sebagian stand bye mobil, sebagian berpura pura ke Enarotali lalu menembak Jitu di Tempat.

 

Demikian Laporan Kasarnya, Laporan akan saya sempurnakan.

 

Pelapor: Benediktus Goo, Pemuda Dogiyai

 

(Admin/KM)

Baca Juga, Artikel Terkait

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/cpanel/php/sessions/ea-php56)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: