Ku Derita di Holandia

Cinque Terre
Alexander Gobai

6 Bulan yang lalu
PUISI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Inilah  sejuta kekurangan-Ku
Banyak orang membanding bandingkan dengan diri-Ku
Hanya membuang sejuta senyum dan ucapan terimakash sang khalik

 

Semua pemberian ada waktu itulah pikiran positif-Ku
Mereka tidak menghormati dengan diri-Ku
Mereka tidak menghargai dengan posisi-Ku
Mereka tidak berpikir siapa saya
Mereka menghantam aku beribu kata dan gaya
Aku diam dan membuang senyum hanya kata ada waktunya
Bro itu hasil orang tua kata marah-Ku.

 

Aku menderita rasanya
Manusia lingkungan ataupun situasi tidak mendukung buat-Ku
Tetapi setahun bertahan demi mencari diri saya sebenarnya

 

Bukan lagi semata gelap yang di saksikan tetapi mata alam Papua jadi saksi.
Dengan jalan kehidudupan yang di penuhi  tantangan dan rintangan Tuhan pasti menjawab-Ku.
Menyusuri dunia dengan kehidupan suka dan duka  melewati selama hidup ku di kota Holandia.

 

Tuhan.
Betapa indah kuasaMU
Aku memohon padaMu
memberi banyak arti hidup di tanah Holandia.

 

Aku inilah dengan kehidupan yang kadang melelahkan hatiku,
tetapi Tuhan selalu di sampan-Ku menjadi terang hidup.
Sebab ku menyakinkan itu semuanya harus dijalani
dan aku siap menerima dengan penuh rasa syukur
Karena itu semuanya adalah jalan terbaik-Ku.

 

Karya:  Geradus Nakapa

 

Baca Juga, Artikel Terkait