Lambat Pelantikan, Bamus DPRP Diminta Tetapkan Jadwal Sidang

1 Bulan yang lalu

POLITIK DAN PEMERINTAH

ADMIN


JAYAPURA, KABAR MAPEGAA.com - Sudah lama tidak ada  kabar baik terkait pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) 14 kursi tambahan lewat jalur Otonomi Khusus (Otsus) kini salah anggota DPRP terpilih meminta kejelasaan jadwal sidang paripurna pengambilan sumpah dan janji Anggota DPRP yang diangkat.

 

Departemen Dalam Negeri (Depdagri) telah menyerahkan  surat keputusan (SK) pelantikan 14 kursi DPRP jalaur otonomi khusus. Sebelumnya pelantikan  tersebut   tertunda dari 14 SK Anggota DPRP yang baru ditandatangani oleh departemen dalam negeri kepada Pemerintahan Provinsi Papua.

 

Hal keluh kesah itu disampaikan  oleh John NR Gobai  Anggota DPRP terpilih melalui mekanisme pengangkatan mewakili 14 anggota DPRP dari kursi Otsus Kamis,(27/7) di ruangan badan legislatif didampingi beberapa anggota terpilih lainnya yaitu; Yotam Bilasi, Piter Kwano, Frits Tobo Wakasu, Fery Omaleng dan Arnold Walilo.

 

Dewan Adat Paniai (DAP) Kabupaten Paniai kini terpilih anggota Anggota DPRP Kursi Otsus ini mempertanyakan,janji DPRP setelah ada SK dari Jakarta akan dilakukan rapat Bamus DPRP untuk tetapkan jadwal pelantikan.

 

Ia juga menyampaikan,14 anggota DPRP terpilih bukan orang yang terbaik, namun karena kami ingin berbuat, satu dari sekian yang terbaik untuk Negeri leluhur kami.

 

“Kami minta agar segera tetapkan jadwal sidang pengucapan sumpah dan janji anggota DPRP yang dikenal dengan nama 14 Kursi DPRP,”ujarnya.

 

Desakan tersebut,ditanggapi oleh Ruben Magai Anggota Komisi I yang membidangi Politik, Hukum dan HAM mengatakan,kami akan mendesak kepada Pimpinan DPRP untuk segera Bamus DPRP menggelar Rapat untuk menetapkan jadwal sidang paripurna pengambilan sumpah dan janji Anggota DPRP yang diangkat.

 

Sebelumnya,Gubernur Papua Lukas Enembe  mengatakan, kami akan lantik dalam waktu dekat.

 

“Surat keputusan (SK) untuk 14 kursi ini sudah ada, hanya tunggu jadwal dari presiden. Sebab itu dalam sidang Paripurna. Jadi itu nanti ada diranah DPRP,” jelas Lukas Enembe  seperti di kutip kabarpapua.co.id edisi ( 20/07).

 

Menurut orang nomor satu di papua,pihaknya sendiri sudah mengusulkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan juga sudah menyerahkan ke DPRP agar mengatur jadwal untuk Sidang Paripurna dalam rangka pengesahan atau pengukuhan para wakil rakyat dari jalur otsus ini.

 

Pewarta : Yunus Eki Gobai


Editor    : Martinus Pigome

Foto Kabar Peristiwa