Masyarakat Adat Minta Pertimbangkan Nama Jembatan Soekarnopura

1 Bulan yang lalu

INFORMASI

ADMIN


JAYAPURA, KABARMAPEPEGAA.com – Wali Kota Jayapura diminta untuk mempertimbangkan kembali keputusan untuk memberikan nama jembatan Hamadi-Holtekamp itu menjadi Soekarnopura. Muncul pernyataan itu karena tidak melibatkan masyarakat adat Port Numbay dalam pengambil keputusan penentuan nama jembatan.

 

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Awi pemberian nama Soekarnopura sangatlah tidak tepat bagi masyarakat Port Numbay dan Papua karena Soekarno memiliki catatan pelanggaran HAM sebelum negara ini diintegrasikan ke Indonesia.

 

“Apa yang menjadi statement Wali Kota bahwa jembatan itu akan diberi nama Soekarno Putra kami tidak sependapat. Soekarno sudah banyak membunuh orang Papua sehingga kami tidak setuju,” tegas George Awi, Kepada Wartawan dari Abepura, Kamis, (22/03/18) melalui Via telfon.

 

Dirinya, mengusulkan kenapa tidak saja menggunakan nama Jokowi yang memiliki jasa besar untuk Papua karena beliau adalah presiden Indonesia yang cukup rajin melihat Papua.

 

“Kenapa tidak jokowi saja, (Nama Jembatan) karena selama ini jokowi menjadi presiden, berkali kali datang  membangun papua dan kami merasakan dampak pembangunan,” ujarnya.

 

Sebagai seorang pimpinan dalam mengambil keputusan untuk suatu objek pembangun yang besar dan mengunakan tanah masyarakat adat Kata Awi,  harusnya Wali Kota melibatkan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat untuk mengusulkan nama.

 

“Kenapa walikota tidak membuka ruang untuk semua komponen masyarakat kita kumpul dan kita diskusikan dan dikaji.

 

Ia menyayangkan kenapa Walikota tidak menggunakan nama kearifan lokal dari daerahnya sendiri seperti Youtefa, Port Numbay atau yang lainnya.

 

“Kenapa nama lokal ini tidak diangkat menjadi nasional macam Ambon memiliki jembatan Halo, semua orang kenal sehingga nama lokal itu dinasionalkan dan ini kami sangat sesuaikan dengan tindakan walikota, dan pembangunan jembatan itu menggunakan uang rakyat,” ujarnya.

 

Sebelumnya Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano MM mengusulkan kepada Kemetrian PUPR agar jembatan Hamadi holtekam diberi nama Soekarnopura yang merupakan nama awal kota Jayapura, dalam kunjunganya beberapa waktu lalu di lokasi pembangunan jembatan.

 

Pewarta    : Alexander Gobai

 

 

Foto Kabar Peristiwa