Masyarakat Dogiyai Rasakan Manfaat Program Pembersihan Kota

Cinque Terre
Alexander Gobai

5 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com – Kepala Seksi Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air di Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Kabupaten Dogiyai, Maria Goo, SE menyatakan, program pembersihan kota sudah dijalankan sejak tahun 2015 hingga saat ini.  Namun, di tahun 2017 pembesihan kota itu  diambil alih oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Dogiyai.

 

“itu satu-satunya program yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Dogiyai. Pemberisihan kota itu dilakukan oleh mama-mama,” kata Goo Kepada kabarmapegaa.com Kamis, (21/12/17) melalui Via telfon dari Nabire, Papua.

 

Menurutnya, keberakan pembersiahan kota adalah ide yang timbul dari dirinya. Karena ia mengalami banyak anggaran yang dikucurkan namun, tidak membuat kegiatan-kegiatan menyentuh masyarakat.

 

Goo berharap, bupati Dogiyai yang baru dilantik ini dapat jelih melihat permasalahan di Dogiyai, salah satunya kali edege yang sering banjir. Kebajiran ini kadang memakan korban.

 

Menururutnya, tahun 2016, kali edege mengalami banjir banda dan mengahanyutkan rumah warga, tanaman dan kadang peternakan.

 

“Saya berharap,  kedepan jangan sampai berulang peristwa, maka bupati mengerakan dinas yang bersangkutan agar memerhatikan persoalan demikian,” jelasnya.   

 

Menurutnya, ada beberapa cara untuk mengatasinya, misalkan membuat penampung bibit air sehingga mengatasi banjir dari  sampah dan longsor.

 

Sementara itu, salah seorang peduli lingkungan hidup di Dogiyai, Yan Goo, membenarkan kalau masyarakat sudah melakukan pembersihan kota, mulai dari awal januari 2017 hingga bulan juni. Selanjutnya tidak hingga saat ini.

 

“Kami berharap, agar kembali dilanjuti, karena salah satu cara mengatasi penggangguran adalah pembersihan kota,” harapnya.

 

Pewarta        : Alexander Gobai  

Baca Juga, Artikel Terkait