Secerna Harapan

4 Bulan yang lalu

PUISI

ADMIN


Karya: Manfred Kudiai

 

Aku mulai merasakan kehadiranmu

Awal kau tanamkan seberkas harapan

Harapan kebahagiaan yang tak terbayangkan

Karena Dia membuatku jatuh hati

 

Harapan kebahagiaan itu hilang seketika

Seluruh jiwaku ikut memikirkan belaian senyum manja

Perjuangan, doa, tuk cinta kembali menyiksa

Sungguh menyiksa

 

Harapan diabaikan begitu saja

Apa aku terlalu berharap?

Mengapa ada pertemuan?

Karena pertemuan itu yang menyiksaku kembali

 

Ingin terbang bersama Dia menyusuri samudera

Namun sayapku tak sampai

Ingin memohon berlutut patuh dibawa kakimu

Namun jurang begitu terjal tuk kesampaian

 

Bolehkah Kau memberi waktu untukku

Cukup hanya sedetik berada di dekatmu

Bolehkah kau bercerita lagi seperti dulu

Cukup seberkas senyummu yang kubutuhkan

 

Ah, mungkin bukan waktunya

Aku sudah hancur tak terbentuk

Aku sudah teller akibat mabuk

Kesampean dihati menyebut namamu

Telah menjadi rindu setiap sepihku

 

Biarkan aku mendoakanmu

Biar sang ilahi melirik hatimu

Agar kau membukakan hatimu

Karena aku suka kamu

Jangan kau abaikan aku

Karena aku siap mencintaimu

 

Dan…

 

Aku berdoa lagi

Agar sang Petunjukku memberimu arah

Setelah aku tak ada lagi selain aku.

Bolehkah kau membagi cinta untukku?

 

Asrama Papua Yogyakarta, Kamar 113, 01 Juli 2017, pukul 24.00 Wib.

 

Foto Kabar Peristiwa