Surat Terbuka untuk Bupati Kabupaten Dogiyai

4 Hari yang lalu

HUKUM DAN HAM

ADMIN


FRONT RAKYAT DAN MAHASISWA ANTI MILITERISME

Jl. Kusumanegara No.119 Daerah Istimewa Yogyakarta

 

                                                                                                                                                                                            Yogyakarta, 16 April 2018

Kepada Yth:

Yakobus Dumupa. S.IP

Selaku Bupati Kabupaten Dogiyai

Di_

Tempat

 

Salam Anti Kekerasan Militerisme!

 

Sehubungan dengan kejadian penembakan secara brutal yang dilakukan oleh anggota gabungan Kepolisian di wilayah monemani, Dogiyai. Penembakan itu dilakukan kepada dua(2) warga sipil atas nama Geri Goo dan Rudi Auwe (kronologi terlampir). Sehingga menyebabkan kedua korban mengalami luka serius, Kategori Pelanggaran Hak Asasi Manusia. Bahkan penembakan terhadap warga sipil ini, secara tidak manusiawi dan merendahkan martabat orang Papua khususnya Dogiyai. Kami menuntut kembali janji-janji yang telah diucapkan pada Pidato 100 hari kerja sebagai Bupati Dogiyai 2017/2023.

 

Dalam pidato tersebut Bapak, menegaskan kepada pihak keamanan yang bertugas di Dogiyai, supaya TIDAK melakukan kekerasan atau dan pembunuhan kepada warga asli Dogiyai seperti yang dilansir JUBI edisi (09/01/2018).

 

Namun, belum satu tahun masa kepemimpinan Bapak, justru kejadian keji ini terjadi, bahkan dilakukan oleh aparat keamanan, yang seharusnya mengayomi dan melindungi masyarakat. Jika, Bapak benar ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat, maka:

 

  1. Bagaimana ketegasan atau tindakan nyata Bapak yang berpihak kepada masyarakat?
  2. Bagaimana sikap tegas untuk menindaklanjuti dan mengungkap pelaku penembakan?
  3. Bagaimana sikap tegas Bapak dalam menindaklanjuti korban dan kekerasan gabungan aparat keamanan di dogiyai?
  4. Bagaimana sikap tegas Bapak dalam menindaklanjuti kekerasan-kekerasan yang dilakukan oleh gabungan aparat keamanan sebelumnya di Dogiyai?
  5.  

Bila kejadian ini tidak ditanggapi serius oleh Bapak, maka kami yang tergabung dalam Front Rakyat dan Mahasiswa Anti Militerisme akan melakukan tindakan serius dalam menyikapi hal ini lebih lanjut.

Setiap Manusia dimuka bumi ini memiliki Hak Asasi Manusia (HAM), yang harus dihargai oleh semua orang termasuk pemerintah atau negara. Jika hingga saat ini, masyarakat merasa tidak aman, maka secara langsung Bapak melalui pemerintah dan negara TIDAK mampu memberikan kenyamanan pada rakyat. Pelanggaran HAM TIDAK dapat ditukarkan dengan apapun bahkan uang.

 

Demikan Surat terbuka ini kami sampaikan agar disikapi dengan serius oleh Bapak dan jajarannya. Terimakasih. Koyao, Kosa, Koha!

 

Front Rakyat dan Mahasiswa Anti Militerisme

Koordinator Umum

Jhon Tigi

Contak Person : Mago C Tigi (facebook)

 

Lampiran:

KRONOLOGI DAN KATEGORI KEJAHATAN DALAM HUKUM

 

(Admin/KM)

 

Foto Kabar Peristiwa