Tutup Freeport:  FRI WP dan AMP Jogja  akan gelar  rapat akbar

15 Hari yang lalu

TANAH PAPUA

ADMIN


YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com--Front Rakyat Indonesia untuk West Papua dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Yogyakarta, Jumat (6/4/2018) bertempat  di halaman asrama Mahasiswa Papua, Kamasan I akan gelar rapat akbar  dan panggung budaya persiapan aksi tuntut  tutup PT.Freeport Indonesia di Papua.

 

Koordinator Aksi Novita Opki mengatakan rapat akbar ini supaya mobilisasi massa untuk turut serta dalam aksi tutup Freeport yang akan berlangsung pada hari  Sabtu (7/4/2018) bertepatan dengan hari masuknya PTFI Timika, Papua.

 

“Freeport harus tutup dari Papua karena kehadiran PT ini banyak menambah masalah-masalah baru mulai dari refresif yang dilakukan oleh militer terhadap masyarakat setempat, diskriminasi terhadap tenaga kerja orang asli Papua,” katanya saat diwawancara media ini, Kamis (5/4/2018) di halaman asrama mahasiswa Papua Yogyakarta.

 

Menurutnya PTFI hadir sebagai perusak lingkungan akibat limbah-limbah yang tidak ditata baik. “sehingga dampak buruknya telah merusak biota alam di kawasan PTFI serta mengganggu kesehatan masyarakat,” papar koordinator aksi ini.

 

Untuk itu lanjut Novita, mahasiswa harus bisa melihat kondisi saat ini di Papua. “mahasiswa harus punya jiwa lawan atas semua penindasan termasuk yang dilakukan PTFI di Papua. Mari bersatu, bersama kita lawan.  Freeport Indonesia harus angkat kaki dari Papua,” tegas Novita.

 

Sebagai aksi nyata dalam rapat akbar ini, kata Novita akan ada bebepa tampilan: Orasi, Pembacaan Puisi dan pentas seni dan budaya.

 

Sementara itu, peryataan tertulis yang diterima media ini, FRI WP dan AMP dengan tegas menolak keberadaan PTFI dari Timika Papua.

 

“Tutup Freeport dan Hak Menentukan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Demokrasi bagi Rakyat Papua,” papar FRI WP dan AMP.

 

Untuk itu  FRI WP dan AMP mengundang mahasiswa Papua dan partisipan terlibat terlibat dalam rapat akbar yang akan dilaksana pada, Jumat (6/4/2018), Pukul: 16.00 WIB, tempat: Asrama Mahasiswa Papua Kamasan I Yogyakarta.

 

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

 

Foto Kabar Peristiwa