Usai Pelantikan, Bupati Dogiyai Berharap mendukung Program Prioritas

Cinque Terre
Alexander Gobai

6 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com -  Usai pelantikan bupati dan wakil bupati Kabupaten  Dogiyai, Yakobus Dumupa dan Oskar Makai  Periode 2017-2022 oleh Gebernur Papua, Lukas Enembe di  Gedung Negara, disambut meriah oleh masyarakat Mee di Jayapura dalam upacara syukuran atas pelantikan yang dilangsungkan di Lapangan  Zakeus, Tunas Harapan, Abepura, Senin, (18/12/17).

 

Sambutan Bupati Yakobus Dumupa dalam acara syukuran pelantikan mengatakan, dirinya berterimakasih kepada semua pihak, baik tokoh pemerintahan, tokoh pemuda,  tokoh perempuan, tokoh adat, dan masyarkat  dogiyai yang sudah mempercai dirinya menjadi kepada daerah selama lima tahun kedepan agar bisa bekerja membangun daerah dogiyai yang lebih baik sesuai dengan visi dan misinya.

 

“Saya tidak mau melihat terjadi kecemburuan sosial, baik lawan politik atau siapa saja. Tapi, saya berharap, hilangkan pikiran dan ego yang tidak baik, mari kita bersama membangun kabupaten dogiyai yang lebih baik,”Jelas Dumupa dihadapan mssayarakat yang mengikuti syukuran itu.

 

Menurutnya, Kabupaten Dogiyai akan menjadi tempat idaman bagi semua orang termasuk masyarkat dogiyai. Untuk itu dirinya bersama wakilnya akan mendorong dan membuat program prioritas, diantaranya penataan lembaga pemerintahan, birokrasi, memperjas ibu kota kabupaten, batas-batas wilayan pemerintan, wilayah adat dan wilayah kabupaten-kabupaten tetangga serta  pengelolah keuangan secara teratur.

 

Dirinya menjelaskan, dengan membuat program-program itu akan mempermuda masyarakat dengan pemerintahan distrik dan kampung.

 

“Program–program itu lebih kepada penataan distrik kampung, karena masyarakat berada dan tinggal di  distrik dan kampung, bukan di kota. Jadi, saya akan melakukan pemetaan distrik dan kampung sekaligus meroling kepala-kepala distrik agar jelas membangun daerahnya,”terangnya yang juga sebagai penulis buku.

 

Dikatakan penataan lembaga pemerintahan lebih kepada  menatata OPD-OPD yang ada sesuai dengan kebutuhan kabupaten, sedangkan, penataan birokrasi lebih kepada SDM, siapa yang mampu dan tepat pada bidang untuk bekerja disamping itu, soal keuangan akan lebih diatur agar tidak mengeluarkan banyak dana demi kepentingan yang tidak ada manfaatnya.

 

Di tampat yang sama, Kepala Seksi Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air dinas Pekerjaan umum, Kabupaten Dogiyai, Maria Goo, SE mengatakan, dirinya sangat mendukung dengan program priorotas yang akan dilakukan bupati dan wakil bupati, namun dirinya berharap aga menjadi kenyataan.

 

Kata Goo, terkati pemindahan ibu kota Kabupaten Dogiyai, diharapkan dilakukan studi kelayakan bisnis, study Amdalnya dan disiapkan segala macam hal agar jeles, karena kedepan akan menjadi masalah.

 

“Kami sangat mendukung, namun harus menjadi kenyataan,”tegasnya. 

 

Pewarta : Alexander Gobai

Baca Juga, Artikel Terkait