Wakil Ketua II DPRD Dogiyai, Apresiasi Kinerja Bupati dan Wakil Bupati

17 Hari yang lalu

POLITIK DAN PEMERINTAH

ADMIN


YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com— Wakil ketua II DPRD Kabupaten Dogiyai, Markus Mote  mengapresiasi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kab. Dogiyai, Kamis (5/4/2018) saat dihubungi media ini via pesan electronik.

 

Markus menyatakan patut memberikan apresiasi kepada saudara Bupati Yakobus Dumupa S.ip dan wakil Bupati Osckar Makay S,sos beserta Kepala Bappeda dan  para kabid yang mana menyusun RPJMD dari Tahapan ke Tahapan  walaupun belum masuk  seratus  hari kerja.

 

“Periode pertama DPRD Pernah mengganggarkan dua kali dalam sidang APBD Untuk menyusun RPJMD  kepada Bapeda Dogiyai namun tidak ada realisasi dan hasil oleh sebab itu saya Wakil Ketua II memberikan apresiasi kepada saudara Bupati Yakobus Dumupa S.Ip dan wakil Bupati Osckar Makay S,sos beserta Kepala Bappeda dan  para kabid yang mana menyusun RPJMD dari Tahapan ke Tahapan  walaupun belum masuk  seratus  hari kerja sudah ada terobosan – terobosan baru,” katanya.

 

Ada beberapa terobosan baru, kata Markus,  yang dibuat oleh Bupati dan wakil Bupati periode 2018-2023 ini.

 

“Pertama, penyusunan RPJMD yang kini masuk pada tahapan konsultasi tingkat provinsi rancangan awal RPJMD Kabupaten Dogiyai 2017 – 2022 dan rencananya akan ditetapkan pada bulan juni 2018 melalui sidang paripurna DPRD Kabupaten Dogiyai,” jelasnya lagi.

 

Lanjut, Selain itu Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai juga sudah siapkan Perda tentang larangan Miras kebijakan ini lahir berdasarkan Undang – Undang otonomi Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus sehingga Peraturan menteri perdagangan  Nomor 20 Tahun 2014 tentang pengendalian dan  Pengawasan Minuman Beralkohol pada hal di papua ada regulasi yang lebih tinggi yakni Undang – undang Otonomi Nomor 21 Tahun 2001 tentang otonomi khusus maka  secara hukum tidak berlaku karena Undang – Undang lebih bekuasa dari pada Permendagri.

 

“Pada prinsipnya kebijakan saudara Bupati keputusan ada di lembaga DPRD maka rancangan RPJMD dan Perda tentang larangan Miras DPRD mendukung dan akan menetapkan melalui sidang Paripurna sehingga manfaatnya dapat di rasakan kepentingan masyarakat bangsa dan negara yang kita cintai guna mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai,” ungkap wakil ketua II ini.

 

Menurut Mote, kalau bukan sekarang Kapan lagi dan kalau bukan kita siapa lagi untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) Papua Pada umumnya dan khususnya Kabupaten Dogiyai.

 

Sementara itu, Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa mengaku sudah 10  tahun Kab Dogiyai Tidak mememiliki RPJMD sehingga Ia membuka acara Musrembang RPJMD Kab Dogiyai.

 

“Sudah 10 tahun Kab. Dogiyai tidak memiliki RPJMD , maka sejak pelantikan saya memerintahkan Bapeda Dogiyai untuk menyususun  RPJMD tersebut. Saya membuka acara Muresbang RPJMD Kab Dogiyai  2017-2022, Moaemani 04/04/2014,” tulis Bupati Dogiyai di akun Fb miliknya.

 

Hal ini dilakukan, tulis Bupati,  Jalan menuju Dogiyai Bahagia.

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

Foto Kabar Peristiwa