Antara Realita  dan Harapan Seputar Pilkada Kabupaten Paniai

Cinque Terre
Alexander Gobai

2 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh Yusuf Kobepa

 

Opini, Kabarmapegaa.com--Mewujudkan Penyelenggaraan Pilkada yang sukses dan bermartabat tentu tak mudah untuk selamanya berjalan mulus seperti yang diharapakan. Perjalanannya penuh kerikil dan berbatuan panjang dan melelahkan sampai pada tujuan akhir perjalanan kita yaitu Kesuksesan.

 

Pilkada di negeri kita juga tidak selalu berjalan mulus sebagaimana kita harapkan karena momentum ini menjadi momentum pertarungan kepentingan dari berbagai kelompok kepentingan yang pada akhirnya juga tentu kemenangan itu akan menjadi milik satu orang atau satu kelompok kepentingan. Yang berkepentingan penuh dalam Pilkada ini adalah para pasangan calon sebagai Peserta Pilkada sedangkan komponen lainnya adalah hanya sebagai penyelenggara dan pengawas bahkan sebagai pemilih dan pendukung fasilitas negara serta pelaksana pengamanan.

 

Beberapa komponen yang sering berperan dalam penyelenggaraan Pilkada antara lain:

  1. Penyelenggara (KPU dan jajarannya) yang bertugas menyelenggarakan Pilkada secara mandiri, Independen & Profesional serta akuntable.
  2. Penyelenggara ( PANWAS dan jajarannya) yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pilkada.
  3. Pemilih ( Masyarakat yg memiliki hak suara).
  4. Peserta Pilkada (Para pasangan calon Gubernur/Bupati/Walikota).
  5. Pemerintah ( Penyedia Fasilitas Negara dan anggaran Pilkada).
  6. Aparat Keamanan ( POLRI & TNI ) bertugas mengamankan Penyelenggaraan Pilkada, serta
  7. Para Media cetak & Elektronik serta Medsos bahkan LSM pemantau Pilkada dan seterusnya.

Para komponen ini menjadi satu-kesatuan yang tak terpisahkan dalam usaha mewujudkan Pilkada yang sukses dan bermartabat di daerah kabupaten.

 

Jika salah satu komponen tidak berperan maksimal atau bekerja secara profesional maka yang terjadi adalah pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal dan tahapan tentu akan teganggu atau terhambat sehingga dari hambatan ini tentu pihak tertentu menderita kerugian kemudian pasti saja berakhir dengan putusan hukum entah adanya sanksi administrasi ataupun sanksi pidana serta sanksi perdata.

 

Pertanyaannya adalah bagaimana dengan pelaksanaan pilkada di Paniai saat ini ??

 

Dari berbagai sumber yang kami terima beberapa kegiatan seperti deklarasi Kampanye damai, Pedoman dan tata cara Kampanye dalam bentuk pertemuan tertutup, pemasangan alat peraga kampanye bahkan Bimtek Pelaporan dana kampanye bagi pasangan Calon terkesan terlambat untuk tahapan pertama dan banyak hal teknis lainnya terkesan lambat dan hal itu sangat merugikan bagi pasangan calon yang tak bermasalah. Dari berbagai sumber berdasarkan pantauan kami bahwa semua ini tidak berjalan baik juga disebabkan oleh adanya demontrasi dari pasangan calon yang masih bersengketa. Jika memang hal itu menjadi hambatan sehingga tidak berjalan maka dalam ini tentu KPU membutuhkan pengamanan yang lebih maksimal lagi agar agenda negara tetap berjalan sebagaimana mestinya agar KPU sebagai penyelenggara tak di salahkan di sini dengan alasan apapun.

 

Harapan ke Depan

 

KPU Kabupaten Paniai sebagai Penyelenggara Pilkada segera bekerja maksimal sehingga tak ada yang dirugikan, anda sedang menghendel 3 agenda besar Pilgub, Pilkada & Pileg. Pekerjaan ini  tidak mudah tetap bekerja penuh waktu, jika ada sengketa maka anggota lain boleh mengikuti sengketa sedangkan anggota lainnya boleh aktif bekerja menjalankan tahapan yang masih belum berjalan, jika putusan pengadilan menyatakan mengakomodir calon yg gugur maka KPU wajib melaksanakan putusan itu, jika kondisi belum aman maka minta pengamanan ketat dari Polda Papua melalui KPU Provinsi Papua, anda bisa dibeck up baik oleh Polda Papua sejauh anda menjalankan aturan secara baik dan benar, tak ada agenda demokrasi yang tertinggi di daerah selain Pilkada ini, tak ada yg kebal hukum di negeri ini, jika anda sudah memastikan diri dalam koridor yang benar maka anda bisa di beck up maksimal oleh aparatur negara, pengorbanan dan pengabdian anda kepada bangsa dan negara juga kepada masyarakat kabupaten Paniai pasti akan dikenang.

 

Semoga mari kita bekerja sama agar  terpilih menjadi pemimpin yang mampu memimpin daerah ke arah yang lebih baik dan itu menjadi harapan kita bersama demi pembangunan daerah. ( KM ).

Baca Juga, Artikel Terkait