Dinkes Papua Targetkan sejuta anak divaksinasi MR

Cinque Terre
Alexander Gobai

15 Hari yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)
Keterangan Foto : Dinkes Provinsi Papua berfoto bersama dengan Staf Ahli Gubernur Papua dan sataf Dinskes serta OPD terkait. (Foto: KM/A. Gobai)

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com– Dinas Kesehatan Provinsi Papua menargetkan sebanyak satu juta anak mendapatkan vaksinasi MR untuk menangkal penyakit Campak dan Rubella.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua, Drg. Aloysius Giyai, M.Kes lebih jauh menjelaskan,  Dinas Kesehatan menargetkan kurang lebih satu juta anak wajib mendapatkan vaksinasi Measles Rubella (MR). Sehingga, kasus-kasus yang kemungkinan terjadi kedepan sudah bisa preventif dan cegah dari  dini, seperti penyakit campak dan rubella.

 

Apalagi tambahnya, “Hak anak untuk mendapatkan Imunisasi yang lengkap. Karena itu hak anak, maka mereka diwajibkan untuk  mendapatkan imunisasi campak dan rubella,” katanya Kepada Wartawan di salah satu hotel ternama usai membuka kegiatan Sosialisasi Kampanye Campak dan Rubella Fase II Provinsi Papua, Selasa (5/6).

 

Menurut Aloysius, kedepan akan menjadi  program pada setiap pelayanan kesehatan baik di Puskesmas dan Rumah Sakit. Pelayanan dalam enam bulan sekali dan akan menjadi program rutin.

 

Mantan Direktur RSUD Abepura itu lebih jauh mengatakan, ada dua tahap yang akan dilakukan vaksinasi Measles Rubella. Tahap pertama dilakukan pada bulan Agustus  dan difokuskan di sekolah-sekolah. Mulai dari  PAUD, SD, SMP dan sederajatnya. Dan tahap kedua, di bulan September dan difokuskan di fasilitas pelayanan kesehatan. Mulai dari Polindes, Pustu, Puskesmas dan Rumah Sakit.

 

Ia berharap, agar ada dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten dan Kota masing-masing bahkan orangtua. Sehingga anaknya terlindungi.

 

“Sosialisasi Kampanye Campak dan Rubella agar betul-betul dimobilisasikan dan menggerakkan semua pihak. Baik, pihak tokoh masyarakat, adat, gereja dan pemerintah agar anak bangsa bisa mendapatkan  imunisasi campak dan rubella,” harapnya.

 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Unicef Provinsi Papua dan Papua Barat, Monika Nielsen menyatakan, Unicef mendukung dari sisi teknis kepada pemerintah Daerah melalui Provinsi Papua dan Pemerintah Daerah dan Kota.

 

“Kami membantu memberikan informasi melalui berbagai media, cetak online dan sosialisasinya. Juga membantu menyusun strategi, reporting hasil. Agar sosialiasi campak dan rubella bisa terlaksana baik,” katanya. 

 

Pewarta     : Alexander Gobai

#Budaya

#Pemerintahan

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait