Diplenokan Meki-Okto Lawan Kotak Kosong

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

15 Hari yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Admin Redaksi Kabar Mapegaa Online
Keterangan Foto : Suasana Sidang Pleno Lima Pasangan Calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Paniai di Kantor KPU Madi, Kabupaten Paniai, Kamis (7/6). (Foto: KM/Marinus Gobai

 

PANIAI, KABARMAPEGAA.com – Penetapan Pasangan Calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paniai dinyatakan Paslon nomor urut tiga dari Partai pengusung Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Meki Nawipa-Oktopianus Gobai, S.IP lolos sebagai calon tunggal dan siap melawan kotak kosong pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. 

 

Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) No 25 yang disengketakan oleh Panwaslu Kabupaten Paniai sebagaimana tiga Paslon dari jalur Independen yang telah tempuh melalui jalur hukum di Pengadian Tinggi Negeri, DKPP hingga Mahkama Agung (MA).

 

Devisi Hukum KPU Paniai, Zebulon Gobai membacakan SK penetapan Calon tunggal dihadapan lima Paslon dan masyarakat Kabupaten Paniai dan menetapakan Paslon Meki Nawipa dan Oktopianus Gobai, S.IP sebagai calon tunggal. Sementara tiga Paslon dari Jalur Independen digurgurkan karena berdasakan SK No 25 di Pengadilan Tinggi Negeri DKPP hingga MA. Sama hal juga dengan Paslon Incambent pertahanan dari jalur Partai Politik (Parpol) Hengky Kayame-Yeheskiel Tenouye digugurkan karena bermasalah dengan Pailitan di Pengadilan Niaga Makasar.

 

“Saya membacakan SK penetapan Paslon bahwa Meki dan Okto sebagai calon tunggal. Sementara Paslon yang dari jalur independen dan jalur Parpol  gugur karena ada bermasalah,” katanya kepada kabarmapegaa.com di Kantor KPU Paniai, Kamis, (7/6).

 

Menurutnya, penetapan Paslon diselenggarakan dari pagi hingga berakhir pada pukul 17.00 Wit.  Karena di dalam penetapan itu, terjadi adu mulut dan adu pemahaman antar Paslon dan KPU. “Namun, hal itu bagi kami biasa-biasa saja,” ujarnya.

 

Sementara, Yulius Gobai, Ketua KPU Kabupaten Paniai mengatakan, sengketa SK 25 adalah bagian dari dinamika dan proses demokrasi yang selama ini terjadi di Kabupaten Paniai tahun 2018. Namun, pada hasil keputusan yang akan dibacakan agar diharapkan untuk diterima dengan senang hati dari semua Paslon.

 

“Hari ini adalah keputusan akhir dan harus finis. Maka, kepada Paslon bisa menerima keputusan yang diambil oleh KPU Paniai,” katanya.

 

Menurutnya, tahapan penetapan Paslon tertanggal 12 dan 13 Februari 2018 berdasarkan Surat Keputusan (SK) 26 perundingan nomor urutan Paslon. Maka hari ini adalah hari terakhir untuk penetapan semua Paslon.

 

Dikatakan, KPU Paniai belum pernah menyembunyikan tahapan Pilkada dan tidak pernah merugikan semua Paslon yang daftar. Maka, diharapkan agar bersama-sama menjaga nama baik itu agar Kabupaten Paniai kedepan lebih baik.

 

Sementara, Paslon Independent Naftali Yogi, S.Sos mengajak kepada lima paslon harus sayang rakyat dan harus berbesar hati menerima kekalahan. Karena Kabupaten Paniai adalah adalah masyarakat Paniai dan kita punya. Maka, Paslon yang  yang ada masalah digugurkan saja.

 

“Hari ini Paslon yang tidak ada masalah hanya Paslon Meki Nawipa dan Oktopianus Gobai. Sehingga KPU Paniai harus tetapkan dan membacakan SKnya,” ujarnya mengajak Paslon dan masyarakat Paniai.

 

Sementara, Calon Incambent Hengky Kayame dan Yeheskiel Tenouye memprotes sampai menarik SK penetapan Paslon itu. Namun,  hingga akhinya diamankan oleh pihak keamanan.

 

Pewarta     : Marinus Gobai

 

Editor         : Alexander Gobai

#Pemerintahan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait