Dua mahasiswi asal Meepago Jogja terima gelar, Ipmanapandode gelar Ibadah Syukuran

Cinque Terre
Alexander Gobai

21 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com--  Mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai  Yogyakarta- Solo (Ipmanapandode Joglo) dan partisipan gelar ibadah syukuran wisuda bersama, Sabtu (28/04/2018) di Asrama Dogiyai, Jln. Mangga No. 21,  Caturtunggal, DIY. 


Kegiatan ini diadakan setelah dua putri asal Meepago  diwisudakan dan menerima gelar sarjana  dari kampus STIE Widya Wiwaha Yogyakarta atas nama Bernadeta Goo, S.Ak dan Alfrida Degei, S.M.

 

Wisudawati Alfrida Degei, S.M dalam sambutannya mengatakan dirinya sukses bukan karena kebolehan tetapi karena adanya campur tangan Tuhan. “Saya memperoleh gelar ini bukan karena kebolehan saya tetapi karena dengan campur tangan Tuhan dan juga kekuatannya orang tua saya dalam biaya perkulihan  dengan hasil jualan sehingga tepat pada hari ini saya diwisudakan,"  paparnya sembali  meneteskan air mata.

 

Ia pun mengungkapkan hambatan-hambatan yang dilaluinya selama mengayam pendidikan di Jogja. " sejak semester satu hingga empat saya kuliah dalam keadaan sakit, bahkan sampai hari ini masih belum pulih tetapi itu bukan hambatan bagi saya, saya tetap berjuang sampai menyelesaikan kuliah saya," kata Alfrida yang juga pernah menjadi bendahara umum Panitia Natal se-Jawa Bali tahun 2017/2018 di Yogyakarta.

 

"Untuk teman-teman yang masih kuliah, harus punya nekat untuk terus berjuang hingga selesai, walaupun kita dihadapkan pada tantangan, rintangan dan hambatan,”  jelasnya memberi kesan kepada mahasiswa yang hadir.


Kemudian, Bernadeta Goo yang baru saja juga menerima gelar Sarjana Akuntansi (S.Ak) dari Kampus yang sama dengan Alfrida Degei  ini juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Mahasiswa Papua pada umumnya dan khususnya teman-teman anggota Ipmanapandode Joglo yang selalu jatuh bangun bersama. “Terimakasih teman-teman Mahasiswa Papua dan teman-teman anggota Ipmanapandode Joglo yang mana kita selalu bersama-sama rasakan manis pahitnya di tanah rantaun ini,” jelasnya.


Kemudian, Bernadeta juga mengajak supaya jangan pernah mau lupakan  identitas dan tujuan utama sebagai mahasiswa Papua di Jogja. “Kita jangan pernah lupakan indentitas dan tujuan kita bahwa, saya ini siapa, saya datang dari mana, untuk apa saya datang kesini dan apa yang akan lakukan setelah saya pulang ke daerah," tegasnya.


Dalam sambutannya ia  juga mengajak supaya melihat dan peka terhadap pelanggaran HAM yang menjadi-jadi di atas tanah Papua. " Kita sebagai mahasiswa harus bisa menyurakannya, karena yang bisa menyuarakannya bukan siapa-siapa tapi kita ini. Sehingga kita harus sadar bahwa kita ini adalah Orang Asli Papua,” katanya.


Dalam kesempatan ini, perwakilan orangtua wali dari Bernadeta Goo juga memotivasi kepada mahasiswa yang hadir untuk tetap semangat dalam mengejar cita-cita. 


"Harapan kami sebagai orangtua, anak kami bisa membawa pulang ijazah dan dapat menerapkan apa yang telah anak-anak kami terima selama di Jawa. Itu kerinduan kami," paparnya.

 

Ia juga minta supaya mahasiswa tidak lupa dengan gereja, menciptakan kenyaman diamana mahasiswa tinggal dan fokus pada kuliah. "Lebih banyak waktu harus habiskan di Kampus, Kos, dan Gereja," ajak orangtua Bernadeta Goo.

 

Pantaun media ini, acara syukuran wisuda ini dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Romo Ando yang dihadiri kurang lebih 50an aggota Ipmanapandode dan mahasiswa Papua lainnya dan  dilanjutkan dengan penyampaian sambutan-sambutan dari perwakilan Ipmado Joglo, Ipmanab Jogja, Ipmapan Jogja, Ipmade Joglo dan diakhiri sambuntanya oleh BPH Pusat Ipmanapandode Joglo. BPH IPmanapandode Joglo, Tiyopigu M Kudiai mengucapkan terimakasih atas keterlibatan semua pihak dalam menyukseskan kegiatan ini.


Pewarta: Herman Mote

Editor: Manfred Kudiai/KM
 

Baca Juga, Artikel Terkait