Dukung Putusan KPU Paniai, Meki-Okto Lawan Kotak Kosong

Cinque Terre
Alexander Gobai

12 Hari yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)
Keterangan Foto : Dua Pasangan Calon (Paslon) dari jalur perseorangan, Yehuda Gobai nomor urut lima (Kiri) dan Naftali Yogi, S.Sos nomor urut dua (Kanan) sedang memberikan pernyataan dalam jumpa pers kepada wartawan, Minggu (10/6). (Foto: KM/A. Gobai)

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com – Dua Pasangan Calon (Paslon) dari jalur perseorangan, Yehuda Gobai nomor urut lima dan Naftali Yogi, S.Sos nomor urut dua mendukung keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paniai yang menetapkan Paslon Meki Nawipa-Oktopianus, S.IP dari jalur Partai Politik (Parpol) sebagai calon tunggal dan melawan kontak kosong pada 27 Juni 2018 mendatang.

 

Penetapan Paslon nomor urut tiga itu, yang diusung dari partai Nasional Demokrat (Nasedem) dan Partai Kebangkatan Bangsa (PKB) itu di Madi, Kabupaten Paniai pada tanggal 7 Juni 2018.

 

“Kami mendukung keputusan KPU Paniai yang menetapkan Paslon nomor urut tiga sebagai calon tunggal dan melawan kotak kosong di Kabupaten Paniai. Kami harapkan keputusan KPU adalahadil dan final. Tidak perlu ada gugat-menggugat baik dari Paslon itu sendiri,” kata Yehuda Gobai, Paslon jalur perseorang yang gugur dalam Jumpa Pers kepada wartawan di salah satu kafe di Jayapura, Minggu (10/6).

 

Menurutnya, penetapan yang sudah dilakukan oleh KPU adalah sah dan final. Jadi, tidak ada salah satu pasangan yang melakukan sengekata atau gugat-mengugat. Karena tahapan itu sudah selesai. Apabila ada upaya sengketa, maka, diharapkan kepada Kapolda Papua untuk mengambil tindakan. Karena akan mengganggu stabilitas keamanan daerah dalam masa pesta demokrasi serentak tahun 2018 itu.

 

“Kalau ada sengketa dan menetapkan salah satu satu Paslon di kemudian hari, dari jalur Parpol. Maka, kami dari jalur perseorangan juga harus ditetapkan,” ujarnya.

 

Ia mengajak, perlu menghargai putusan KPU Kabupaten Paniai pada tanggal 7 Juni 2018 lalu, yang menyatakan Meki Nawipa dan Oktopianus Gobai adalah Paslon yang tidak ada masalah. Maka, Paslon nomor urut tiga itu harus ditetapkan.

 

“Kita tidak inginkan rakyat Kabupaten Paniai jadi korban hanya karena kepentingan-kepentingan pribadi yang berujung pada  kekerasan hingga mengorbankan rakyat banyak,” ujarnya.

  

Sementara, Naftali Yogi, S.Sos salah satu Paslon jalur perseorangan nomor urut dua menyatakan, komitemen agar tidak boleh ada masalah hanya karena kepentingan-kepentingan pribadi yang pada akhirnya mengorbankan rakyat banyak.

 

“Kami komitmen agar Pilkada di Paniai bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan tahapan yang ada,” katanya.

 

Kata Yogi: “Kita sepakati harus ada satu calon, yaitu, Meki dan Okto sebagai calon tunggal dan  mendukung melawan kotak kosong,” ujarnya.

 

Dalam persiapan logistik dan lain-lain dari KPU Kabupaten Paniai untuk memberikan motivasi, semangat agar bisa bekerja hingga mengantarkan seorang figur untuk Kabupaten Paniai, memimpin selama lima tahun kedepan.

 

“Mari kita mendukung putusan KPU. karena masyarakat Kabupaten Paniai merindukan Pilkada Paniai agar berjalan dengan aman,” katanya.

 

Pewarta    : Alexander Gobai

#Pemerintahan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait