FGD Politik dan Perempuan Dibuka

Cinque Terre
Alexander Gobai

1 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA KABARMAPEGAA.com – Walikota Jayapura, Drs. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang politik dan perempuan yang digelar Forum Jurnalis Perempuan Provinsi Papua Indonesia di Grand Abe Hotel, Selasa, (03/04/18).

 

Dalam sambutan Walikota Jayapura, mengapresiasi kepada jurnalis perempuan yang sudah berinsiatif membuat kegiatan diskusi ini dengan maksud agar perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama dalam menjalakan setiap aktivitas.

 

“Perempuan bisa mengandung, melahirkan dan menyusui, tapi bukan untuk dibeda-bedakan,” kata Mano dihadapan peserta jurnalis yang hadir.

 

Ia mencontohkan, di dewan Rakyat daerah kota Jayapura hak perempuan sama dengan laki-laki. Sama hal juga di birokorasi hak antara laki dan perempuan beda-beda tipis saja.

 

“itu artinya Perempuan itu cerdas, tekun dan bisa bertanggungjawab terhadap staf-stafnya dengan baik,” jelasnya.

 

“Sama hal dengan tugas jurnalis, bekerja dalam situasi baik dan buruk dijalankan, sekalipun itu dalam situasi hujan untuk mendapatkan indormasi,” tambahnya.

 

Mano mengingat bahwa diirnya terkenal mulai dari  kepala Distrik di Heram, Abepura, Distrik Lere Kadispenda Kota Jayapura hingga menjadi walikota kota karena jurnalis, termasuk jurnalis perempuan.

 

Ia berharap, dengan adanya forum diskusi ini mendapatkan suatu perkumpulan yang menghimpun semua hak-hak perempuan, baik itu kekerasan terhadap perempuan, keadailan hak asasi manusia agar bisa menyuarkan melalui tulisan yang profesional.

 

Ditempat yang sama, salah satu jurnalis Perempuan Papua yang bekerja di Koran Harian pagi Papua (HPP) Echi mengharapkan dengan melalui forum diskusi ini agar bisa menghasilkan sebuah terobosan baru terutama berdiskusi dan menulis fokus pada  perempuan dan anak di Papua.

 

“Karena, selama ini, di Papua masala perempuan dan anak menjadi perbincangan di Papua dan itu justru menjadi perhatian dunia terhadap masalah tersebut,” jelasnya.

 

Pewarta       :Alexander Gobai

#Budaya

Baca Juga, Artikel Terkait