GAP Dalam Dunia Kerja di Papua

Cinque Terre
Alexander Gobai

2 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh, Damianus Muyapa


OPINI, KABARMAPEGAA.com – Dunia kerja selalu ada kesenjangan baik dunia kerja di pemerintahan maupun swasta, di sana selalu ada perbandingan antara pendatang dengan masyarakat asli setempat, pendatang selalu mencari dan melihat kelemahan atau kekurangan dari masyarakat lokal dengan tujuan dapat menjatuhkan atau merugikan dan mencari keuntungan bagi pendatang di daerah itu. Sebenarnya, pendatang datang untuk membina terutama di dunia kerja bukan datang untuk menghalangi mereka punya nasib di dunia kerja. 


Kepemimipinan yang di pemerintahan maupun perusahan dari orang luar Papua yang ada di papua sangat keliru dan atau salah. Salah satunya adalah memberikan proyek pembangunan fisik (membagun jembatan, gedung kantor, dan lain-lain, maupun non fisik misalnya pengadaan ATK (pengadaan barang) selalu kasih proyek kepada orang luar papua. Orang Asli Papua (OAP) mempunyai badan hukum yang bisa mengelola dana proyek tersebut. 


Selain lagi, pejabat orang luar Papua setelah menduduki pada posisi baik di pemerintahan selalu kasih jabatan bawahan hanya orang luar Papua pada hal Orang Asli Papua (OAP) mampu untuk membangun pembangunan suatu daerah, dan lain sebagainya. 


Disini hanya mengoreksi atas kepemimpinan yang dapat di lakukan oleh pejabat pemerintahan dan kepeimipinan swasta jangan mengangap Orang Asli Papua tidak mampu, hanya tidak kasih kesempatan untuk memimpin. Nah, sebenarnya Orang Asli Papua dapat memberikan jabatan di bagian di pemerintahan dan dapat memberikan kepercayaan untuk melaksanakan proyek-proyek pembangunan di daerah-daerah Papua. Inilah kepemimpinan yang bijak dan berhati bagi masyarakat asli papua dalam pemerintahan dan perusahan. 
 

Demikian pula ada oknum tertentu yang mengkondisikan orang asli papua lalu meminta untuk pemekaran-pemekaran baik pemekaran provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan, ini sangat bagus kalau mencari kesejahteraan dalam segala sisi bagi masyarakat asli Papua. Tetapi, kenyataanya mereka membuka peluang untuk orang luar Papua, akhirnya mereka yang menguasai di berbagai sisi baik di sisi pemerintahan dan perusahan.


Mereka selalu bilang kepada masyarakat bahwa kita membuka peluang kerja untuk masyarakat lokal Papua, tetapi yang akan di terima orang luar papua. Inilah kesenjangan dalam dunia kerja terhadap Orang Asli Papua (OAP). 


Orang luar Papua yang dapat lakukan tentang kesenjangan dalam dunia kerja harus berhenti dan memberikan kesempatan kepada Orang Asli Papua dalam kepemimpinannya.


Orang Asli Papua (OAP) selamatkan orang asli papua itu sendiri jadi Orang Asli Papua (OAP) yang berhati dan bertindak seperti orang luar Papua dalam dunia kerja itu harus di tinggalkan dari sekarang. (Frans P.KM)


Penulis adalah Pemerhati Kinerja OAP di Tanah Papua
 

Baca Juga, Artikel Terkait