Ketua FKMKP Jayapura: mahasiswa minta Pilkada Paniai netralisasi bukan isme

Cinque Terre
Alexander Gobai

21 Hari yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com-- Mahasiswa Paniai menilai bahwa kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Paniai keberpihakan kepada kepentingan Isme bukan Netralisasi sebagai Independen yang layak selenggarankan tugas negara. Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Paniai (FKMKP) kota studi Jayapura Papua, Yosafat May Muyapa, Minggu (29/4/2018) via telpon kepada media ini.

 

“Melihat dengan realita Tahapan tahapan pilkada pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil bupati  hingga sekarang Tugas KPU tidak begitu netralis dalam mengambil langka keputusan maupun kebijakan berdasarkan peraturan penyelenggarah yang berlaku,” jelasnya.

 

Sebab, kata May, Mahasiswa Minta KPU paniai perlunya sikap jujur,  adil independensi maupun bebas dari segala berdominasi nepotisme oleh segelintir elit politik nya.  Agar Pilkada paniai dapat terlaksana  secara menjunjung tinggi keadilan dan wibawa profesional.

 

Lebih lanjut ia menegaskan, apa bila  KPU berkontaminasi dalam kepentingan keluargaisme,  Margaisme,  Kampungisme,  maupun Agamaisme maka wibawa KPU paniai siap akan letakan diri atau ulah KPU mengakibatkan Rakyat akan korban dari Masalah Pihak lain. 

 

"Jangan terharu situasi Pilkada paniai menjadi Rakyat paniai pihak korban Utama. Malah pihak aktor main politik  diam didalam belakang layar," tegasnya.

 

Harap tegas May meminta sekali  lagi,  KPU paniai dapat eksiskan Pedoman peraturan Pilkada Pemilu dengan baik agar  tidak keributan antara pihak satu dengan lain atau teruma adalah Jangan korbankan RAKYAT PANIAI oleh Kinerja KPU maupun sumber Elit politik lainya. 

 

“Untuk itu, Jujur adil membawa situasi pilkada damai dan terkendali dari Pertikaian pembantaian antara kelompok satu dan satu. Seharusnya kita ialah satu, Orang Paniai maka menjaga kehormatan dan saling melengkapi satu sama lain,” katanya.

 

Maii Memaparkan Harga diri sebagai Suku Mee,  Orang paniai, papua  adalah satu identitas yang lebih bangga dan profesional  secara universatal maka kita dapat menjaga harga diri kita secara bersistim bukan diskriminasi, pantaian bergorip kelemahan kandidat yang secara negatif. 

 

“Seharusnya adalah Pesta Demokrasi itu adalah adil, Jujur,  bebas, umum, independen,  dan rahasia.  Maka verifikasi dalam adminstrasi melalui putusan KPU perlu transparansi terhadap jiwa Demokratis. Dan Rakyat adalah punya hak untuk memilih dan dipilih Pemimpin yang nantinya akan memimpin paniai besok,” harapnya.

 

Tutup tegas Muyapa ,  semua elemen harus konstribusikan Komunikasi maupun tindakan yang menganut demokrasi bermartabat dan integritad yang tinggi dalam keharmonisan Paniai bersatu untuk perubahan tanpa konflik beraduh dombahnya. 

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

Baca Juga, Artikel Terkait