LEGALISASI PERJUDIAN TOGEL DI WISSEL MEREN PEMULUS TINDAKAN MAL ATMINISTRASI DAN KORUPSI PEMERINTAH DAERAH

Cinque Terre
Alexander Gobai

5 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

"WAJAH CORAK SOSIAL PEMALAS DI WISSEL MEREN"

 

PENDAHULUAN   


Sejak togel merajalelah di bumi wissel meren, telah mampu merebut perhatian masyarakat wissel meren hingga saat ini. Dari kondisi itu, nampaknya kini masyarakat menempatkan aktifitas judi togel sebagai sumber utama pemasukan finansial mereka. 


Togel yang merupakan tindak pidana perjudian dalam konteks hukum pidana itu sebagaimana diatur pada Pasal 303 KUHP (dengan acaman sangksi selama 10 Tahun dan denda), terkesan dibiarkan oleh aparat keamanan (Polisi) setempat sehingga menunjukan fakta WISSEL MEREN MENJADI KOTA PERJUDIAN TOGEL YANG LEGAL. Sikap aparat keamanan itu, rupanya disebabkan karena beberapa hal, salah satunya adalah hubungan baik antara bandar togel dan aparat keamanan setempat diatas keinginan judi togel yang tinggi dalam diri masyarakat wissel meren.


Melalui potret itu, pastinya judi togel telah mampu memutar ratusan juta rupiah. pertanyaannya adalah berapa jumlah keuntungan yang diraup sang bandar dan berapa jumlah pemotongan kepada aparat keaman yang diberikan setiap bulannya dan berapa keuntungan yang diperoleh masyarakat ?. Diatas segala pertanyaan yang mengiurkan itu, sesungguhnya berapa kerugian materil (uang) dan waktu yang dialami oleh masyarakat wissel yang candu akan judi togel ?.


Terlepas dari dua pertanyaan diatas yang menjadi pertanyaan pokok adalah APA PANDANGAN DAN SIKAP PEMERINTAH DAERAH TERHADAP REALITAS ITU 


                         
SIKAP DIAM PEMDA DIATAS FAKTA MAL PRAKTEK SERTA KORUPSI

 

Dari pantauan dilapangan, rupanya pemerintah daerah bersikap diam atas realitas itu. Sikap Diam pemerintah itu tentunya melahirkan segudang pertanyaan. 
Mungkin sikap diam itu disebabkan karena aparat pemerintah daerah baik eksekutif dan legislatif juga menjadi pemodal yang bekerjasama dengan bandar judi togel atau jangan-jangan mereka juga pecandu/pemain aktif judi togel.


Sikap diam pemerintah daerah itu, tidak terlepas dari kinerja pemerintahan daerah yang sarat akan mal atministrasi dan tinggi akan tindakan korupsi. Fakta itu, dapat dilihat melalui fakta nihilnya implementasi proyek-proyek yang selalu diusulkan dalam MUSREMBANG yang telah masuk pada RAPBD Kabupaten yang kemudian disahkan menjadi APBD namun berujung pada fakta pengembalian APBD ke pusat akibat tidak terserap dana-dana APBD yang alhirnya berbunga sangksi pengurangan APBD ditahun selanjutnya. 


Disinilah potret pemerintah daerah yang tahu mengusulkan proyek, namun tidak tahu mewujudkan proyek tersebut sehingga masyarakat wissel meren mengalami krisis dana APBD dalam kehidupan sosial. Dari realitas itu tentunya secara otomatis melahirkan Pertanyaannya "apakah kepala dinas yang tidak memiliki kemampuan untuk mewujudkan proyek yang diusulkan dalam MUSREMBANG ataukah karena ada penyumbatan anggaran yang sewajibkan disalurkan kedalam DPA dinas pemilik proyek yang macet atau jangan-jangan yang terjadi adalah kedua-duanya dimana Kadin tidak tahu mengimplementasi proyek dan terjadi penyumbatan aliran anggaran ke dalam DPA". 


Apabila yang terjadi kedua-duannya maka dapat disimpulkan bahwa "sistim anggaran yang dipraktekan adalah sistim satu pintu dimana yang mengendalikannya yaitu Kepala Daerah sehingga terkait penyebab pengembalian dana APBD ke pemerintah pusat dapat ditanyakan langsung kepada Kepala Daerah".


Dari potret implementasi anggaran mengunakan sistim satu pintu itu telah membuka ruang terjadinya mal praktek dan tindakan korupsi yang setiap tahunnya dipraktekan oleh kepala daerah dan jajarannya dalam SKPD secara sistematik dan struktural. Kemungkinan fakta itulah yang mengarahkan pemerintah daerah memilih sikap diam dalam menanggapi perjudian togel di kota wissel meren. 


Tidakan itu, kemungkinan bertujuan untuk mengalihkan pandangan dan rutinitas masyarakat wissel meren kedalam kedalam perjudian togel sehingga tidak memiliki kesempatan untuk menganalisi fakta mal atministrasi dan tindakan korupsi struktural yang dilakukan oleh kepala daerah dan jajarannya.


CORAK SOSIAL PASCA PRAKTEK LEGALISASI TOGEL

 

Melalui sikap masyarakat wissel meren yang menjadikan judi togel sebagai rutinitas pemasukan finansial bagi mereka menjadi fakta kondisi sosial masyarakat yang bercorak praktis/instan dapat menghasilkan keuntungan yang besar dalam hitungan waktu yang singkat tanpa harus banting tulang dengan cara bekerja kebun atau mencari ikan atau mencari kayu atau bekerja sebagai tukang ojek atau pengemudi angkot atau buruh bangunan atau honor daerah atau bahkan sebagai pegawai negeri sipil.


Fakta sosial itu telah menciptakan masyarakat wissel meren menjadi pemalas, namun memiliki ambisi yang tinggi untuk mendapatkan uang besar dari siapapun orang yang dijumpainya. Dengan cara pandang itu, mayoritas masyarakat paling pandai menilai dan menjustifikasi/cap orang dengan sebutan "pelit" dan "baik" atau "keturunan orang besar" dan "keturunan orang kecil" dimana semua itu akan diberikan kepada orang yang dijumpainya sesuai dengan sikap orang itu.sebagai contoh jika orang itu memberikan uang maka akan dijustifikasi sebagai "orang baik atau keturunan orang besar". Jika tidak memberikan uang maka akan dijustifikasi sebagai "orang pelit atau keturunan orang kecil".


Potret sosial diatas menunjukan fakta watak sosial yang tergantung pada uang semata. Sayangnya uang yang diperoleh dengan jalan justifikasi itu diperuntukan sebagai modal untuk memutarnya dalam perjudian togel yang tidak jelas keuntungannya.


Kodisi sosial masyarakat wissel meren diatas secara langsung telah membangun konstruksi sosial yang memuluskan keuntungan lebih bagi bandar judi togel yang telah bekerjasama dengan pihak keamanan setempat. Konstruksi sosial itu makin dikuatkan melalui sikap diam pemerintah daerah yang membentuk WISSEL MEREN SEBAGAI KOTA JUDI TOGEL YANG LEGAL dengan maksud untuk melindungi tindakan Mal Atministrasi dan Tindakan Korupsi yang dilakukan pemerintah daerah secara struktural dan sistematik yang terbukti melalui fakta pengembalian dana APBD kepada pemerintah pusat karena tidak terpakai habis sebagai tanda tidak terimplementasinya semua proyek yang direncanakan dalam MUSREMBANG.

           
PENUTUP        

 

Untuk mengembalikan kondisi sosial masyarakat wissel meren kepada situasi tanpa perjudian togel seperti sebelumnya merupakan tanggungjawab pemerintah daerah.


Awalnya yang harus dilakukan adalah pemerintah daerah harus sadari bahwa biaya kebutuhan hidup masyarakat wissel meren sangat tinggi diatas pemerintah daerah sendiri yang menikmati miliaran rupiah dari hasil korupsi sehingga masyarakat melegalkan segala cara hanya untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka salah satunya melalui jalan berjudi togel yang dilegalkan oleh aparat kemanan karena tidak ada penegakan hukum dan sikap diam pemerintah daerah. 


Kedua pemerintah daerah harus mengimplementasikan semua proyek yang telah dibahas dalam MUSREMBANG dengan target prioritas menjadikan masyarakat sebagai basis pokok yang akan mengerakan semua proyek tersebut dengan upah/gaji yang diberikan sesuai dengan Upah Minimum Pekerja (UMP) wissel meren yang ditetapkan sesuai dengan kebutuhan ekonomi masyarakat yang disesuaikan dengan harga kebutuhan pokok (sandan, pangan dan papan) setempat. Selain itu, pemerintah memberdayakan masyarakat melalui peningkatan UMKM, pengembangan skil dan penyediaan modal serta alat pendukungnya, pembentukan dan pengembangan kelompok tani (pekebun dan peternak), pengelompokan dan pengembangan Kelompok sadar wisata disetiap tempat yang miliki objek wisata, membuka rekrutan honor daerah di setiap SKPD dan dipersiapkan untuk menjadi CPNS dan mempersiapkan calon pengusaha putra daerah yang siap menghendel proyek pemerintah hasil pembahasan dalam MUSREMBANG. 


Ketiga pemerintah Daerah mendorong penindakan terhadap pelaku mal atministrasi dalam tubuh pemerintah daerah serta penindakan terhadap pelaku korupsi dan tindak pidana lainnya yang dilakukan oleh masyarakat sipil dan juga oleh aparat keamanan maupun oknum pemerintahan.     

       
Dengan melakukan beberapa tindakan yang diusulkan diatas, mungkin dapat membantu pemerintah daerah untuk menghancurkan kostruksi sosial yang terbentuk pasca hadirnya tindak pidana perjudian di wissel meren yang dikuatkan melalui sikap diam pemerintah demi melindungi pelaku mal atministrasi dan tindakan korupsi.


Akhirnya ingin ditegaskan kembali bahwa "jagan biarkan judi togel yang telah mengendutkan bandar yan bekerjasama dengan aparat keamanan itu menjadi kebiasaan tetap masyarakat wissel meren". 


Penulis adalah Aktivis Kemanusiaan, Advokat LBH Yogyakarta.

Baca Juga, Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait