Mahasiswa Papua di Yogyakarta Belajar Sablon Baju

6 Hari yang lalu

PENDIDIKAN

ADMIN


YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com— Bertempat di  asrama Dogiyai, Jl. Mangga, Klebengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (14/4/2018) Pelajar dan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai Yogyakarta-Solo (Ipmanapandode Joglo) ikut Pelatihan Sablon Baju. Kegiatan ini difasilitasi oleh Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai Yogyakarta-Solo (Ipmado Joglo).

 

Pelatiahan sablon baju ini diberikan oleh Roberta Muyapa mahasiswa STTNAS Yogyakarta yang juga pernah berjuang bersama relawan mama-mama Pasar  Papua, kepada kurang-lebih 35  pelajar dan mahasiswa  Ipmanapandode Joglo.

 

Badan Pengurus Harian (BPH) Ipmado Joglo mengatakan kegiatan ini diadakan guna mempererat tali persaudaraan antara anggota dan BPH serta melatih kemampuan dan kreatifitas  yang dimiliki oleh anggota Ipmanapandode Joglo.

 

“Yang paling peting dari  pelatihan ini, agar teman – teman dapat mengetahui cara menyablon baju sekaligus alat-alat apa saja yang digunakan serta cara menggunakannya,” jelas Ketua Ipmada Joglo ini kepada awak media saat diwawancara usai kegiatan.

 

Menurutnya, kegiatan seperti ini wajib dilakukan guna persiapan kader-kader yang siap bersain dalam membagun usaha-usaha menengah yang mengantarkan kita pada kemandirin yang teguh.

 

“Siap mengadapi tantangan, siap bersain supaya jangan kita ditipu terus oleh mereka, orang-orang pendatang,” katanya.

 

Kata Yobe,  sablon baju ini sukses dijalankan oleh Roberta di Yogyakarta sehingga dengan melihat potensi yang dimilikinya dalam hal ketrampilan kretifnya sehingga kami diundang untuk membagi apa yang telah ia pelajari kepada kami.

 

“Semoga dengan pelatihan penyablon baju teman – teman dapat mempraktekkan di masing – masing kampung agar masyarakat dikampung juga dapat mengetahui cara menyablon baju,” tutur Yobe.

 

Untuk itu, BPH Ipmanapandode Joglo juga mengapresiasi kepada Roberta Muyapa yang tela mengajari cara buat sablon baju dan BPH Ipmado yang telah mempasilitasi pelatihan ini.

 

“Saya mewakili anggota Ipmanapandode Joglo menyampaikan banyak terimakasih kepada BPH Ipmado Joglo  yang telah mengfasilitasi kegiatan ini, juga  Roberta Muyapa yang  dengan semangat mengajari kami cara buat sablon baju,” jelas wakil ketua Ipmanapandode Joglo, Yanuarius Tatoga.

 

Ia berharap, pelatihan seperti ini perlu di perbanyak lagi. “Berbagai itu penting, dari kita untuk kita, maju bersama dalam moto kita  we are one now and forever. Tetap semangat,” tegas Yan.

 

Dari tempat yang sama, Roberta Muyapa juga mengatakan pelatihan ini untuk membangkitkan kemadirian ekonolmi.

 

“Peluang besar di  Papua, khususnya di Meuwodide supaya membuat usaha sepeti ini,” katanya.

 

Semoga kata Roberta, dengan mengadakan pelatihan, mereka dapat mengembangkan kreativitas dan bakat mereka.

 

Salah satu peserta pelatihan, Stevanus Agapa  terkesan dengan adanya pelatihan sablon baju ini.

 

“saya sangat terkesan dan sangat bermaanfaat kerena sablon merupakan sebuah usaha kecil yang mampu membawa kita pada usaha-usaha besar lainnya.”

 

Karena, menurut Stevanus, sablon merupakan sebuah usaha yang menghemat uang. “Dalam artian bahwa kita sendiri yang buat baju lalu di jual,  kita tidak hanya kasih masuk di sablon lalu bayar uang kepada mas-mas  tetapi dengan pelatihan ini ada harapan dan cita-cita untuk membuka sablon baju,” katanya.

 

Menurutnya, pelatihan kali ini sangat bermanfaat dengan ini bisa kita terapkan di daerah kita. “Mari  kita mempelajari lebih dalam supaya setelah selesai kuliah kembali ke daerah kita, Meuwodide dapat membuka usaha-usaha sablon baju ini,” jelasnya mengakhiri wawancara awak media ini.

 

Panataun media ini, pelatihan sablon baju diikuti meriah oleh Pelajar dan Mahasiswa tanpa kenal lela dari pukul 9.00 WIB hingga 14:00 WIB. Dalam pelatihan tersebut mereka berhasil sablon baju sebanyak 20 buah.  Pada kahir kegiatan mengadakan makan yang disiapkan oleh Ipmado Joglo, setelahnya mereka kembali ke tempat tinggal masing-masing.

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

Foto Kabar Peristiwa