Pelanggaran Hukum Tuhan Menjadi Sahabat Setia

Cinque Terre
Alexander Gobai

6 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh Yulianus U Nawipa

 

Menurut KBBI dosa adalah perbuatan yang melanggar hukum Tuhan  atau perbuatan salah (seperti terhadap orang tua, adat, negara.)

 

Menurut para ahli rohani  Agustinus dan Paulus Agustinus berpendapat bahwa dosa merupakan sebagai suatu daya kekuatan yang merongrong dan merusak seluruh jiwa manusia begitu rupa sehingga kodrat manusia tidak mampu melakukan perintah Allah. [6]

 

Bagi Paulus, dosa adalah sesuatu yang dilakukan manusia dengan tanggung jawab sendiri dan juga suatu keadaan yang di dalamnya manusia sudah berada sejak semula. Dosa adalah kesalahan sendiri dan malapetaka. Mengenai dosa sebagai malapetaka diterangkannya dengan mengatakan bahawa dalam proses berbuat dosa, bukan manusaia yang menjadi subyek, tetapi dosa yang berdiam dalam diri manusia (Rom.7:17, 20).[7]

 

Terkait dari itu, Penulis akan membagi sedikit terkait dosa yang terjadi di sekitar kita berdasarkan pemahaman sendiri dari sisi budaya dan agama, karena dosa selalu ada dan itu benar ada yang terjadi disekitar kehidupan di lingkungan daerah, bahkan dunia tanpa kecuali, tetapi hanya pencipta yang benar dan musuh soal dosa itu.

 

Setiap orang melakukan Dosa baik Dosa tindakan, perasaan serta Dosa perkataan dimulai dari pribadi masing masing. Dosa itu ada dua pada diri manusia yakni dosa internal yang berasal dari dalam diri yang terkontaminasi dengan hati dan pikiran yang menjadi berdarah daging, dan dosa  esternal adalah dosa hasil dari pengaruh luar dari sisi pendidikan budaya sosial dan antar karakter manusia.

 

Ini beberapa point terkait dos:


a.   Dosa benar teman hidup

 

Hidup manusia tanpa terlepas dari dosa, siapapun tanpa kecuali hidup berawal dari dosa berarti dosa menguasai diri kita sehingga dosa benar ada dan teman dan sehabat hidup kita.Mengapa karena kita melakukan benar baik tindakan,perasaan serta berkata-kata benar tentu orang berdosa cepat diubah menjadi orang benar.

 

Penting Dosa itu berteman adalah benar namun Dosa itu tidak penting untuk berteman benar Karena Dosa dikuasai diri sendiri tentu tindakan kita,perasaan kita, perkataan kita tentu kita tidak diselamatkan temannya benar.

 

Tidak Penting benar itu berteman Dosa namun benar itu penting sehinga dilepaskan dosanya Karena kita melakukan benar diri sendiri baik secara tindakan kita, perasaan kita, perkataan kita tentulah kita Sudah menjauhi untuk berteman Dosa.

 

b.   Dosa itu hidup dimana


Dosa itu Hidup di lingkungan dalam benar Karena Dosa tidak bisa dilepas dari benar dan benar itu hidup di lingkungan dalam dosa,  Karena benar tak bisa dilepas dari Dosa. Dosa berasal dari diri kita dan berakhir dari diri kita.

 

c.   Pentingkah dosa


Susah mengartikan bahwa dosa itu penting ataupun tidak penting karena dosa selalu ada di sisi kebaikan dan keburukan. Tetapi merasa penting ketika sesuatu hal itu di nikmati tetapi merasa tidak penting karena sesuatu hal itu tidak memuaskan atau bermanfaat bagi dirinya.

 

Kita mengakui Dosanya bahwa kita adalah orang berdosa dalam kehidupan ini. Ada tiga Jenis Dosa dikuasai diantaranya:

 

a.   Dosa Tindakan


Dosa tindakan adalah kita segaja melakukan berbuat Dosa seperti dibunuh orang, disiksa orang, berzina Dan lain lain.

 

b.   Dosa Perasaan


Dosa perasaan adalah kita melakukan iri Hati sesama manusia seperti Iri hati,keinginan bersifat jahat dan lain lain.

 

c.   Dosa Perkataan


Dosa perkataan adalah kita berkata Kata kotor sesama manusia seperti Kurang ajar, Anjing, babi, gila Dan lain sebagainya.

 

kita pentingkan dosa ,tentu kita dapat Ada sebab akibatnya dalam Hidup ini baik sengaja maupun tidak sengaja maka sebaiknya, kita tak pentingkan dosa dalam Hidup ini agar kita berkenang Kehadapan Allah penciptanya. Untuk itu yang mampu mengampuni Dosa kita adalah hanya pencipta, maka anda dan saya melakukan kehendak Tuhan itu menjadi tugas kita di bumi 

 

Penulis adalah Mahasiswa Alumni Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga, Artikel Terkait