Seks dan Narkoba Merusak Generasi Emas

Cinque Terre
Alexander Gobai

2 Bulan yang lalu
KESEHATAN

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA  KABARMAPEGAA.com  – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua dan Komunitas Ikatan Kijang Indonesia Club (IKC) Papua menyelenggarakan senam pagi dengan 170 siswa-siswi dari SMK Negeri 1 Jayapura. Kegiatan itu  sebagai bentuk aksi nyata melawan seks bebas dan  Narkoba yang membawa dan merusak generasi emas Papua ke depan.

 

Kegiatan senam pagi itu, diikuti Kepala BKKBN, kepala Bidang dan Staf pegawai BKKBN, Komunitas IKC Papua, sejumlah guru-guru pandamping SMK Negeri 1 Jayapura serta sejumlah mahasiswa Uncen yang sedang mengikuti Magang di Kantor BKKBN Propinsi Papua.

 

Kegiatan itu walau terik matahari menyengat tubuh, keringat bercucuran bagaikan air hujan mengucur seluruh tubuh, para peserta senam pagi asyik mengiringi mata hari pagi. Terlihat di sebelah, Asrama BKKBN tersedia aneka makanan lokal, seperti keladi, Singkong, Ubi, kacang Tanah, Jagung dan minuman dingin melepas dahaga.

 

Kepala BKKN, Provinisi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si menyatakan, kegiatan itu hendak mengajak generasi muda melawan seks bebas, narkoba dan perkawinan di usia muda. Sehingga, warga Papua kedepan bisa menikmati generasi emas Papua.

 

“Kita tahu, generasi muda saat ini, gampang terpengaruh dengan perkembangan Iptek dan lingkungan yang suatu saat  merusak masa depan mereka. Ini harus diantisipasi dengan adanya pembinaan dan pemahaman, salah satunya melalui senam pagi ini,” kata Brabar, Kepada Wartawan di Abepura, pekan lalu.

 

BKKBN memiliki Program yang setiap tahunnya dilakukan di sekolah-sekolah di kota Jayapura.  Pendekatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasai muda agar kedepan tidak terjerumus ke dalam dunia negatif. Karena, BKKBN sendiri berfungsi sebagai pengawasan kepada keluarga dan kependudukan guna memberikan teladan yang baik. Sehingga terwujudk misi BKKBN.

 

“Ada beberapa program yang tiap tahun dilakukan BKKBN, diantaranya, olahraga, olah pengetahuan dan olah rasa. Ketiga ini harus bersinergis supaya generasi, keluarga dan kependudukan terpadu dan merasa sehat secara fisik dan rohani,” katanya.

 

Dia mengaku kegiatan tersebut juga sebagai ajang mempromosikan program melawan seks bebas dan narkoba.  BKKBN mengundang SMK Negeri 1 Jayapura untuk malakukan aksi spontanitas dengan menandatangani Ikrar tidak melakukan hal negatif.

 

“Ada lima butir Ikrar  atau janji bagi remeja kota Jayapura, diantaranya, pertama, menunda Usia Perwakinan 21 Tahun Bagi Wanita dan 25 Tahun bagi Pria. Kedua, melawan seks. Ketiga, tidak menggunakan Napza dan Miras. Keempat,  turut serta menjaga keamanan. Kelima, peduli terhadap kependudukan,”  ujarnya.

 

Ia berharap, melalui lima butir janji tadi, agar generasi emas menjauhkan diri dari hal negatif.

 

Sementara, Pembina Osis, SMK Negeri 1, Jayapura, Endang, menyatakan dilakukan senam pagi dan penandatanganan Ikrar atau Janji agar kedepan pelajar bisa ketahui hal-hal yang menguntungkan  untuk masa depan yang gemilang.

 

“Siswa yang datang  berjumlah 170 orang. Dan mereka diharapkan mennjadi manusia yang berkualitas dan memahami visi dan misi BKKBN,” harapnya.

 

Di tempat yan sama, Ketua IKC Papua, Rizkia Vriansa mendukung penuh dengan kegiatan positif yang dilakukan dari BKKBN untuk generasi muda. Sehingga, kegiatan positif, seperti melawan seks dan narkoba sesuai dengan Ikrar  atau Janji bisa terwujud.

 

Salah satu Pelajar SMK Negeri 1 Jayapura, Kelas X, Veronika, menyatakan, memang penting untuk melawan seks, kawin  di usia muda dan narkoba.

 

“Saya mendukung dengan penandatangan Ikar Janji bersama BKKBN untuk melawan tidak seks, narkoba dan nikah di  usia muda,” ujarnya. 

 

Pewarta       : Alexander Gobai

#Budaya

Baca Juga, Artikel Terkait