1001 Lilin Untuk Nduga Dari Selatan Papua-Kaimana

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

26 Hari yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Dokumentasi-Photo Aksi 1001 Lilin untuk Nduga

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com—Pada tanggal 31 Desember 2018 lalu, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dengan mengatasnamakan Soldaritas Rakyat Kaimana peduli Nduga-Papua pernah melangsungkan aksi pembakaran lilin untuk Korban perang di kabupaten Nduga Papua. Kegiatan berlangsung di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Charismatik Utarum airport. Kegiatan itu dibuat dalam bentuk ibadah yang dipimpin langung oleh Pdt. Poli Taboka selaku gembala sidang GBI Charismatik Utarum.

 

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 itu berjalan dengan baik meskipun dalam proses awal sebelum kegiatan ibadah dimulai gabungan militer Indonesia yang terdiri dari TNI/Polri sempat membanjiri halaman GBI Charismatik.  Kegiatan dihadiri oleh lebih dari 500 orang yang terdiri dari jemaat setempat dan juga masa aksi yang mendapat seruan dari Solidaritas.

F:\DCIM\100CANON\IMG_7588.JPG

“Aksi seribu lilin ini dilakukan sebagai bentuk rasa duka terhadap sanak saudara kita di kabupaten Nduga yang saat ini tidak sempat melaksanakan dan merayakan ibadah natal di Nduga karena peristiwa perang yang berlangsung di sana” tutur Pdt. Nauseny selaku Koordinator Aksi.

 

“Peristiwa di Nduga itu atas ijin TUHAN atau Manusia, jika itu terjadi tanpa seijin TUHAN maka pembalasan akan datang dari TUHAN” sambung Pdt. Nauseny dalam doa atas peristiwa di Nduga.

 

Sementara puji-pujian dilangsungkan sambil mengiring pembakaran lilin, Pdt. Poli Taboka menyatakan  Papua butuh kedamaian, untuk itu ditahun yang baru selaku pemerintah dan rakyat Papua atau TNI/Polri dan Rakyat Papua, juga masyarakat Non Papua dengan Rakyat Papua perlu berdamai menyambut tahun yang baru.

 

“Kita Butuh Kedamaian, Papua Butuh Kedamaian. Untuk itu ditahun baru nanti, rakyat Papua dan Pemerintah, TNI/Polri dan Rakyat Papua, masyarakat nusanatara yang ada di Papua dan orang Papua  perlu berdamai” ungkap Pdt. Poli taboka dalam doa.

 

Aksi pembakaran lilin berjalan dengan aman dan tertib hingga akhir. Aksi pembakaran lilin dipimpin oleh Koordinator Aksi Pdt. Yeshurun Nauseny dan Pdt. Poli Taboka. Aksi Pembakaran lilin dilakukan dengan iring-iringan music dan lagu-lagu pujian sambil membentangkan spanduk bertulisan Human Crisis-Save Nduga.

 

Admin/KM

#Peristiwa Nduga

Baca Juga, Artikel Terkait