2 Mahasiswa Paniai di Manado Raih S1, KOMAKAPA SULUT Gelar Ibadah syukuran

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

9 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Spanduk Acara Syukuran atas Diwisudakannya 2 Sarjana Mudah asal Paniai di Manodo/Anton Gobai/KM

 

Manado, KABAR MAPEGAA - Komunitas Mahasiswa/i Kabupaten Paniai (KOMAKAPA) Manado, menggelar Ibadah Pengucapan Syukur Atas diwisudakannya, Jupinus Kobogau, S.IP dan Otolince Tekege, S.E, menjadi Sarjana Mudah dari Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado, pada Kamis (15/11/2018) sejak siang di Asrama KOMAKAPA SULUT,  Manado.

Ibadah Syukuran dipimpin, Frater Frederikus Babaubun dengan mengangkat Thema, “Akuilah dia dalam segala lakumu maka ia Akan Meluruskan jalannya." Sub Thema : “Melalui ibadah Syukuran ini, di ajak Untuk Menimbah Ilmu dan Berkumpul Untuk Melanjut Mencapai Kesuksesan."

Dalam Sambutannya Pengurus KOMAKAPA SULUT, Anton F Gobay Mengatakan para Mahasiswa Papua diutus Alam Negeri Papua untuk Menimbah Ilmu . Sebab,kata Anton Tugas Mahasiswa adalah Bagaimana mampu mengamalkan ilmu demi kemajuan dan kesejahteraan Masyarakat wilayah MEEPAGO bahkan Papua Melalui Bidang Dakwah,katanya.

"Semoga Kita Mampu Mengembang Amanah dan Tanggungjawab atas Ilmu Yang Kita Miliki nantinya pada masyarakat wilayah Mepago dan umumnya di Papua."

Dikatakan Anton, Saat Ini sering orang berkata, Orang Papua orang Terbelakang. Tetapi hal ini Gobai menilai sesuatu yang keliru. Pasalnya, Orang Papua sudah maju bahkan mampu bersain dengan dunia luar, tegasnya.

"orang papua Bukan Terbelakang. Melainkan orang Papua mampu bersain, dan Orang Papua yang mampu bisa Menjamin dunia."

Melihat hal itu Anton Gobai selaku BP KOMAKAP SULUT berpesan agar Kedua Sarjana yang baru diwisudakan bahkan para anggotanya tetap bekerja sama  dalam upaya membangun kepentingan Kesejahteraan masyarakat di wilayah Meepago Khususnya Paniai dengan kemampuan skill yang dimilikinya untuk membuktikan bahwa kita mampu, pesan Gobai.

Disela-sela itu, Otolince Tekege yang baru diwisudakan ini sampaikan ucapan terimakasih kepada Para Mahasiswa atas dedikasi, tenaga dan waktu yang diluangkan  dalam upaya membina dan bersedia berbagi ilmu dan pengalaman berharga selama 4 tahun lamanya disana (Manado), katanya.

Otolince pun berikan apresiasi kepada semua pihak yang membantu pihaknya melalui moril maupun materil selama menimbah Ilmu di Negeri Rantau itu.

Sementara Itu Salah Satu Mahasiswa Papua, Revinus Kobogau Mewakili Segenap Anggota KOMAKAPA SULUT saat ditemui media www.kabarmapegaa.com Mengatakan hidup Adalah Perjuangan.

Untuk itu, Revinus mengajak Rekan-rekan Mahasiswanya selalu konsentrasi dalam menuntut ilmunya demi kesejateraan dan kebahagiaan keluarga.

" menimbah Ilmu yang menguras konsentrasi, tenaga, dan materi demi sebuah cita-cita yaitu menjadi seorang Sarjana adalah tanggung jawab kita membahagiakan orang tua."

Jadi kata dia, momen Wisuda bukanlah akhir dari upaya membahagiakan orang tua. Kata dia, Masih berlanjut kerja keras kita membangun kebahagiaan bersama orang tua,tutupnya.

Pewarta : Petrus Yatipai

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait