Guru Sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Cinque Terre
Alexander Gobai

7 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh, Emanuel Goo*)

 

OPINI, KABARMAPEGAA.com – Guru SD, SMP, SMA dan SMK yang mengajar di tanah Papua memang pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka telah membuktikan. Mereka sedang mengalami itu. Mereka tidak menuntut sedikitpun apa yang menjadi haknya mereka walaupun gaji belum dibayarkan hingga saat ini. Ini mulai masuk bulan kedua. Berapa bulan kedepan baru dibayarkan sedang dinantikan dan terus menjadi sebuah pergumulan bagi mereka.

 

Sementara guru tetap menjalankan apa yang menjadi tugasnya mereka untuk mengajar, mendidik, dan melatih peserta didik sesuai kalender pendidikan nasional.

 

Tugas muliahnya mereka sebagai guru telah dan sedang mereka laksanakan. Lapar, susah, haus, sakit, sedih, pahit, sekalipun itu. Tanggung jawab mereka terus bertambah. Mulai dari mengajar, mencari makan, minum, dan melengkapi kebutuhan lainnya dalam keluarga (bagi yang telah berkeluarga). Itu semuanya mereka harus kerja dalam satu hari.

 

Satu hari kebutuhan sungguh menyita waktu, energi, dan tenaga. Mereka sudah tidak berdaya lagi. Sedang berjalan bulan kedua, mereka bekerja harus membanting tulang. Mereka harus berjuang total untuk melengkapi kebituhan itu.

 

Itu menjadi keluhan bagi mereka. Keluhan yang terus saja di alami oleh mereka yang menjadi guru. Guru SD, SMP, SMA dan SMK. Mungkinka ada terobosan baru yang bisa di buat oleh pemerintah untuk menghapus jeritannya mereka? Tanyalah kepada tembulan yang menjadi saksi di malam ini. Seperti apa jawaban mereka. Mereka sedang menanti tiupan agin penyegaran batin dan jiwa para guru yang sedang bergurau menanti haknya mereka.

 

Guru melarat di atas pahlawan tanpa tanda jazah adalah hal yang baru. Dari yang belum pernah terjadi hingga terjadi baru kali ini. Dan mungkin harus ada satu mata pelajaran yang perlu di tambahkan lagi adalah tentang pengelolaan administrasi. Mata pelajaran ini menjadi mata pelajaran wajib baik SD, SMP, SMA maupun SMK.

 

Hal itu, bisa di kata mengecewakan. Karena dari sejumlah berkas yang dikumpulkan sejak ia diangkat menjadi PNS, namun data itu di kemanakan menjadi pertanyaan besar hingga berujung kepada lambatnya pembayaran gaji guru.

 

Entalah! Marilah bertahan dan membuktikan guru tanpa tanda jazahnya dalam batin setiap insan guru. Salam mengajar.

 

Refleksi seorang guru SMA bagi guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, Nabire, 04 Februari 2018

 

Editor: Frans Pigai

Baca Juga, Artikel Terkait