HIPMI Papua Akan Go To Kampus

Cinque Terre
Alexander Gobai

4 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com – Dalam rangka mendorong orang Asli Papua menjadi pengusaha terutama bagi mahasiswa asli Papua, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua berencana akan turun ke kampus-kampus guna memberikan kulia umum sebagai bentuk memotivasi mahasswa menjadi pengusaha.

 

“Kami di HIPMI akan membentuk HIPMI Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk menyebarkan benih-benih berwirausahawan ke kampus-kampus, sehingga mahasiswa Papua yang nantinya akan selesai di bangku kulia dapat  berpikir menjadi seorang pengusaha, bukan PNS,” kata Ketua Badan Pengurus Daerah (DPD) HIPMI Papua, H.  Dasril Sahari. SE, Kepada Wartawan dari Abepura, Selasa, (27/03).

 

Menurutnya, jumlah pengusaha yang ada di Papua sekitar 1,3% baik orang asli Papua maupun orang pendatang. Untuk menjawab kebutuhan pengusaha dalam pembangunan di  Papua sangat minim. Maka perlu ada penambahan pengusaha lagi demi mewujudkan kemakmuran daerah ini.

 

“Salah satunya ialah memancing generasi muda untuk menjadi pengusaha. Jangan mereka  berpikir menjadi PNS saja. Karena yang punya uang adalah pengusaha, PNS  terbatas,” ungkapnya.

 

Sejauh ini, kata dia, APBN dan APBD untuk pembangunan di Papua tidak cukup untuk dibagi-bagi kepada semua instansi dan lembaga yang bermitra. Kadang-kadang teman-teman baku pukul hanya karena APBD dan APBN ini.

 

“Kita perlu melihat dengan adanya konsep masyarakat Ekonomi Asean. Siap dan tidak, kita  harus terima. Perlu hilangkan konsep  pengusaha orang asli Papua dengan Pendatang, mari kita bangun Papua dengan konteks bangkit, mandiri dan sejahtera,” ajaknya.

 

Masalah yang sedang kita hadapi ialah bukan hanya sesama orang Indonesia yang berkompetensi tetapi seluruh Negara yang termasuk di dalam Ekonomi Asean. Maka,  bagi siapa saja berhak mendapatkan pekerjaan termasuk Orang Asli Papua (OAP).

 

Demi meningkatkan ketajaman pengusaha itu,  ia mengajak , HIPMI Papua adalah organisasi  yang bukan hanya mencetak kader-kader pengusaha yang berkualitas, tapi juga pabrik kewirausahawan dan kepemimpinan.

 

“Kalau mau jadi pengusaha atau leederiship organisasi yang pas adalah HIPMI Papua. Mari  gabung di HIPMI, “ ajaknya.

 

Terpisah, Motivator Trainer Papua, Muh Bahaudin Amin,  ST, mengatakan menjadi pengusaha yang sukses tidak bisa hanya dilakukan seminar dan sosialisasi semata. Namun, perlu melakukan pendampingan patner samapi enam bulan.

 

‘Sosialisasi adalah langkah awal, selanjutnya  harus ada pendampingan kepada mahasiswa selama kurang lebih enam bulan, supaya mahasiswa ketahui menjadi pengusaha yang baik,” katanya.

 

Sebenarnya, secara  umum,  mahasiswa sudah tertanam jiwa beriwarausahawan, hanya saja ada keterabatasan, seperti dana, waktu dan sporting dari pemeirntah.  Seharusnya ini harus digandeng  dan didukung oleh semua pihak.

 

“Menjadi  pengusaha  harus punya visi, misi dan strategi.  Visi gambaran hidup perjuangan kedepan, Misi perjungan yang  harus dijalan dan Startegi percepatan misi.

 

“Ini wajib hukumnya, mahasiswa harus ketahui,” tambahnya.

 

Pewarta     : Alexander Gobai

 

#Budaya

Baca Juga, Artikel Terkait