Jangan Tunggu Perumahan Rusak Guru-Guru Segera Tempati

Cinque Terre
Alexander Gobai

4 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

 

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com – 50 lebih fasilitas perumahan disediakan Pemerintah Kota Jayapura untuk para guru  yang mengajar SMP, SMA dan SMK di Koya Timur. Perumahan itu belum ditempati dan guru-guru memilih tinggal di kota.  Terkait hal itu, anggota DPRD Kota Jayapura meminta guru-guru tidak menyia-nyiakan fasilitas itu dan menunggu perumahan rusak.

 

“Saya berharap guru-guru segera menempati perumahan itu dan dipergunakan sebaik-baiknya. Jangan mereka menunggu perumahan rusak baru ditempati,” kata Ketua Komisi D DPRD Kota Jayapura yang membidangi pendidikan, Kenan Sipayung, S.P menjawab media ini soal perumahan guru yang belum ditempati, di DPRD Kota Jayapura, Selasa kemarin.

 

Menurutnya fasilitas perumahan itu disediakan untuk guru-guru demi menunjang proses  belajar mengajar lancar, menambah kesejahteraan guru dan menekan kost transportasi.  Pemerintah berharap dengan meyediakan fasilitas itu guru melayani siswa-siswi yang belajar di SMP, SMA dan SMK di Koya Timur mendapat pelayanan yang maksimal, output dari sekolah menengah di Koya Timur berbobot dan berkualitas.

 

“Itu tujuan dari pemerintah Kota Jayapura dan dewan memperjuangkan perumahan itu bagi para guru. Sehingga, guru-guru tidak pusing memikirkan biaya transportasi atau mengadakan transportasi. Jadi, kami berharap guru-guru segera menempati perumahan itu,” katanya.

 

Apabila, guru-guru menilai perumahan itu tidak layak ditempati atau ada yang sudah rusak. Guru-guru mesti komunikasikan dengan Pemda Kota ataupun disampaikan kepada anggota DPRd Kota Jayapura. Supaya, anggota DPRD bisa menyampaikan keberatan itu kepada Pemda Kota dan mencari solusi yang terbaik. Sehingga, anggota dewan tidak menilai guru-guru mengabaikan perhatian dari pemda Kota dan sengaja menyia-nyiakan fasilitas tersebut.

 

“Ingat! Di daerah lain, guru-guru sangat membutuhkan pelayanan seperti itu untuk para guru. Sebaliknya, guru-guru di pemeda Kota jayapura malah mengabaikan perhatian Pemda Kota, aneh!,” ujarnya.

 

Dari data yang dihimpun media ini, para guru-guru yang mengabdi di Wilayah Kabupaten Keerom tepatnya di Distrik Senggi sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya mengeluh dan meminta perhatian pemerintah daerah menyediakan fasilitas perumahan bagi para guru. 

 

Pewarta     : Alexander Gobai

 

#Budaya

Baca Juga, Artikel Terkait