Kepengurusan Baru  AMP KK Jogja Terbentuk

Cinque Terre
Alexander Gobai

4 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com—Sekretaris Umum I Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Pusat Dolince Iyowau, Senin (9/4/2018)  menyatakan pertama-tama salut dan bangga kepada semua kamerad AMP Komite Kota Yogyakarta yang telah gelar konferensi dan restruktur kepengurusan baru hingga melahirkan kade-kader baru sebagai tulang punggung organisasi dalam masa kepemimpnan kedepan.

 

Salut dan hormat  juga kepada  Kamerad Julia selaku Ketua AMP   yang baru terpilih, Ekiles sebagai Sekertaris dan Berta Haluk sebagai Bendahara. Juga kepada Biro-Biro yang telah mengisi dan melengkapi dalam struktur Komite kota Jogja,” jelas Dolince saat dihubungi media ini via messenger, Senin (9/4/2018).

 

Semoga dengan terpilihnya Kamerad Julia ketua AMP KK Jogja, harap Dolince menjadi titik pijak baru bagi kebangkitan perempuan Papua secara keseluruhan untuk terlibat aktif dalam perjuangan pembebasan nasional Papua Barat juga pembebasan perempuan Papua itu sendiri secara keseluruhan.

 

“Terpilihnya kamerad Julia sebagai ketua, menjadi simbol api kebangkitan seluruh perempuan Papua, sebab perjuangan pembebasan perempuan Papua tidak bisa dipisahkan dari perjuangan pembebasan sejati rakyat Papua secara keseluruhan,” tandasnya.

 

Sementara itu, mantan pengurus AMP Komite Kota Yogyakarta, Mikael Kudiai yang pernah menjabat sebagai sekretaris sebelumnya ini mengucapkan selamat bertugas dan berkarya kepada pegurus baru yang terpilih.

 

“Kawan-kawan, hormat untuk kepengurusan baru AMP KK Yogyakarta. Sekali lagi hormat untuk kawan-kawan perempuan Papua yang sudah ambil bagian penting dalam perjuangan ini,” katanya.

 

Menurut Mikael tugas yang paling penting dalam kepemimpinan adalah mencari kader  dan mendidik untuk perjuangan pembebasan nasional Papua Barat. "Untuk itu saya minta supaya  teruslah belajar, banyak membaca, banyak menulis, banyak juga kerja (aksi, pelatihan, solidaritas) dan lain-lain," pintanya.

 

 “Ingat juga tugas kita mencari kader. Kader laki-laki dan perempuan banyak-banyak. Kader untuk kita didik untuk perjuangan pembenasan nasional Papua dan perjuangan untuk menghapus penindasan dari muka bumi ini,” tutup Mikael.

 

Pantauan media ini konferensi dan restruktur kepengurusan baru dilangsungkan pada hari Minggu (8/4/2018) bertempat di asrama mahasiswa Papua, Jln. Kusumanegara, daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Pewarta: Manfred Kudiai/ KK

Baca Juga, Artikel Terkait