Akan ada Live di FB: Ini Pesan Jubir Komnas TPNPB-OPM

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

18 Hari yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Ilutrasi. Ist

 

NABIRE, KAARMAPEGAA.com--Mulai hari Iini,  silahkan kirim Friends Request kepada, Jacques Tatia. Dia adalah saudara kami Dari Afrika yang tinggal di Paris, Prancis. Dia Dan semua jaringan Africans Union akan lakukan diskusi live di FB malam INI Puluk 8-9 waktu Paris Dan di West Papua. Pukul 8 Pagi besok, di PNG  pada pukul 7, untuk itu pengguna Fb yang berada di Jawa dan di daerah lainnya  dapat disesuaikan.

 

 

Hal in disampaikan oleh Jubir Jubir Komnas TPNPB-OPM Tuan, Sebby Sambom kepada media ini via Fb. Kamis, (30/10) ketika dihubungi awak media.

 

“Agenda Jacques Tatia adalah campaign Papua merdeka Dan update tentang situasi Papua. Dan INI akan dikiuti banyak orang, oleh karena ITU segera kirim friend request. Kemarin lalu NY Leonie Tanggahma yang ikut salam diskusi live ini,” katanya.

 

Kata Sebby, pesan ini merupakan penting salam perjuangan kami bangsa Papua. “ Ini  yang dapat kami sampaikan kepada seluruh  rakyat Papua dan Indonesia yang pro terhadap kemerdekaan bangsa West Papua. Terima kasih atas kerja sama yang baik ini”.

 

Sementara itu, di akun milik Jacques Tatia  sejam yang lalu sejak berita ini ditayang mengupdate status. Dalam cuitan Fbnya menurutkan tentang Perang yang terjadi saat ini antara TPNPB-OPM dan Militer.

 

Berikut adalah cuitannya:

 

“The Indonésians war in the West Papua are not political or economic war, but its a racial war againts we black people and our spirituality.

African country's most support our Papuan's brothers & sistes by any mean necessary.

Its our dutty as africans because the Papua are african descent 100%

Our ancestors watching us.”

 

Artinya:

“Perang Indonésians di Papua Barat bukan perang politik atau ekonomi, tapi perang rasial yang kita lakukan adalah orang kulit hitam dan spiritualitas kita.

Negara Afrika paling mendukung saudara-saudara Papua kita & sistes dengan segala cara yang diperlukan.

Ini adalah dutty kami sebagai Afrika karena Papua adalah keturunan afrika 100 %

Nenek moyang kami menonton kami.”

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

 

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait