Aksi Berantas Miras, Perempuan Paniai Turun Jalan

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

5 Bulan yang lalu
MEEPAGO

Tentang Penulis
Perempuan Paniai saat melaksanakan longmars, dalam aksi berantas Minuman Beralkhohol di Paniai. (foto: Ansel/ KM)

 

PANIAI, KABARMAPEGAA.com--Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,  PKK,  Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ibu- ibu Bhayankara, Ibu- ibu tentara (Persip), WKRI, Ibu ibu perkawan, Ibu- ibu Gereja Betel Indonesia, Gereja Santun, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), Gereja Golgota, GPDI Pentakosta, Antiokia, Darma Wanita Kab Paniai, Organisasi Perempuan Peduli Kasih Paniai mengadakan  aksi memberantas minuman beralkohol di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, Senin, (10/08/20).

 

 

Fifian Gobai, S.IP selaku Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengatakan dalam bentuk kepedulian kami terhadap kab Paniai dimana Paniai terlalu banyak masalah masalah yang menyankut ketertibaan umum, masalah masalah moral seperti praktek konstitusi yang sudah ada dimana mana, judi dan togel, dadu dll. Masalah masalah ini merusak karakter orang Paniai dan ini bukan budaya orang Paniai.

 

"Kami merasa bentuk kepedulian kami memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa hal hal ini tidak baik. Hal hal ini juga tidak diajarkan oleh leluhur dan orang tua kita dan firman Tuhan pun menantan hal hal itu." terangnya." Jelas Gobai saat wawancara di lapangan aksi.

 

Lanjut Gobai, Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat sekaligus kami membuka mata hati kepada orang orang yang punya tugas dibalik ini semua bahwa ini kalian punya tugas kenapa tidak di lakukan sedangkan tanah ini sudah di berkati Tuhan dan ini bukan kami punya budaya.

 

"Kegiatan seperti ini awal pertama pikiran kami dan juga memperingati hari kemerdekaan RI ke 75 dan kami merasa ini pas karena kami bilang merdeka tetapi kelihatan kami belum berdeka terbukti  bahwa kami masih perempuan perempuan di pukul  dari suami di bedakan jender perempuan dan laki laki, anak anak masih terlantar sehingga kami merasa belum merdeka maka dengan aksi ini kita pun merdeka secara pribadi," paparnya.

 

Aksi kami ini, Kata Dia,  dari pemberdayaan perempuan dan PKK  serta semua orang perempuan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ibu ibu Bhayankara, Ibu ibu tentara (Persip), WKRI, Ibu ibu perkawan, ibu ibu setia gereja Betel Indonesia, gereja Santun, Gereja kemah injil Indonesia (GKII), gereja Golgota, GPDI Pentakosta, Antiokia, Darma Wanita Kab Paniai, organisasi perempuan peduli Kasih Paniai.

 

"Dengan aksi ini harapan kepada masyarakat Paniai memberikan edukasi agar dalam diri ada kesadara bahwa hal hal ini tidak baik," ujarnya.

 

Gobai berpesan orang- orang yang mempunyai tugas di balik ini semua dalam hal keamanan TNI Polri, OPD OPD, lembaga lembaga organ organ yang mempunyai tugas kami mengajak mereka supaya selanjutnya harus melaksanakan tugas seperti yang di tugaskan kepada mereka.

 

Sementara itu, Maria rumawak pangkat major CBA kuat jabatan Danramil 1702 Enarotali mengatakan" saya bertugas empat bulan mengantikan senior saya Junet.

 

"Maria sangat berharap sekali menghapus miras, konsitusi, judi dll di Kab Paniai. Saya beberapa kali melakukan penangkapan miras dan sudah kami serahkan kepada polisi," jelasnya.

 

Kata Dia, hari ini saya sangat bahagia karena ibu ketua pemberdayaan perempuan  PKK, ibu bupati, serta organisasi organisasi perempuan kab Paniai bisa aksi bersama memberantas miras.

 

“Hari ini kami mendapat 100 botol miras. Kami hancurkan bersama sama disamping lapangan bola karel Gobai Paniai Papua,” bebernya.

 

Kemudian, salah satu peserta aksi, Kepala sekolah SD YPPK Komopa Ibu Yulita Pekei, S.Pd mengatakan kami tidak ingin suami  memukul kami, kami tidak ingin miras, aibon, meraja lelah, kami tidak ingin kab kami banyak masalah sosial.

 

"Dengan aksi perempuan Papua Paniai ini kami ingin memberantas semua sakit penyakit yang ada di kab Paniai agar kab Paniai menjadi aman, damai bersih dan tenang," tutup Pekei.

 

 

Pewarta: Anselmus Gobai

Editor: Manfred Kudiai

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait