Aksi SAVC di Timika Dibubarkan Aparat

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Foto: Aksi Cegah Virus Covid19 di Timika.

 

TIMIKA,KABARMAPEGAA.com--
Aparat membubarkan paksa aksi sekitar 20 pelajar dan mahasiswa eksodus bersama seluruh masyarakat Mimika yang tergabung dalam solidaritas Anti Virus Corona di Mimika Papua yang berencana menggelar aksi di Bindaran Timika Indah ke Bandara Moses Kilangin, Jumat (27/20)

Masa aksi SAVC dibubarkan paksa dan dihadang oleh aparat saat berlongmarch dari Timika Indah melintasi jalan belibis menuju ke Bandar Udara Moses Kilangin yang berjarak 1 kilometer dari lokasi mereka berorasi.

Orasi mereka mendukung penuh langkah konkrit yang diambil oleh pemerintah Provinsi papua tujuan untuk lockdown dan kabupaten manggarai barat juga nyatakan sikap Lockdown guna menekan angka penyebaran virus covid-19.

Daerah-daerah lain juga berani mengambil langkah dan kebijakan yang sama demi mengantisipasi penyebaran virus covid-19 yang kian tak terbendung.

Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah poster berisi tuntutan. Tuntutan kainya adalah agar negara mengahargai kebijakan Gubernur Papua melakukan "lockdowan" sesuai Intruksi Presiden Jokowi dalam 14 hari. Tuntutannya, Pertama, tutup pintu masuk utama virus Corona Bandar Udara (Moses Kilangin Timika) dan Pelabuhan (Paumako dan Porzite). Kedua, pemkab Mimika menyediakan berbagai alat pencegahan seperti Masker dan sarung tangan di rumah sakit, tiap Puskesmas dan dinas Kesehatan. Ketiga, karyawan PT Freepot Indonesia dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Timika tidak perbolehkan Izin atau Cuti Kerja ke Luar Kabupaten Timika, Keempat, serta lockdown PT Freport Indonesia. 

"Pembubaran paksa dan penghadangan oleh aparat sehingga massa tidak bisa berorasi di Timika Indah dan Bandar Udara Timika dinilai sebagai tindakan yang tidak Manusiawi, namun seluruh lapisan elemen agar berbicara soal tindakan yang di lakukan aparat terhadap masa aksi guna keselamatan kita bersama dari ancaman Viris Corona di Mimika, Papua,"ungkap Henky Kordinator SAVC Timika, Sabtu (28/3). (*)

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Politik

#Papua Bisa

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait