Aksi Tuntutan Mahasiswa Ternate Tolak OTSUS Jilid Dua di Papua

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

13 Hari yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Saat membacakan Sikap Tuntutan Mahasiswa Ternate-Maluku Tolak OTSUS Jilid Dua depan kantor wali kota Ternate.

 

 

TIMIKA,KABARMAPEGAA.COM--Mahasiswa Papua (IMP Ternate Maluku) bersama solidaritas pro-demokrasi Ternate telah melakukan demosntrasi depan kantor wali kota Ternate untuk menyampaian Aspirasi sikap menolak OTSUS jilid dua di Papua.

 

"Agus Bagau selaku Ketua Ikatan Mahasiswa Papua kota studi Ternate mengatakan´massa aksi dari kami organsasi mahasiswa Papua 13 orang ditambah dari mahasiswa pembebasan pro-demokrasi 17 orang dan jumlah 30 orang,"

 

Hal ini disampaikan kepada wartawan kabarmapegaa melalui via elektronik.Sabtu, (01/08/2020).

 

Lanjut Bagau, Tuntutan kami jelas yaitu menolak OTSUS Jilid dua yang sedang dirancang oleh pemerintah pusat. Sebab terlihat jelas dari OTSUS Jilid pertama yang kemudian di berikan oleh pemerintah pusat No 21 tahun 2001 adalah telah gagal hingga saat ini.

 

"Jika kita berkaca mata pada Otsus ini dilihat dari berbgai aspek yaitu, entah ekonomi, politik bahkan kebijakan pemerintah tidak ada hanya diberi anggaran saja dan itupun tidak dirasakan oleh masyarakat OAP itu sendiri,"ungkap Agus.

 

Untuk ekonomi, angkah kemiskinan yang sangat tinggi di Indonesia adalah Papua No urutan I berarti itu artinya bahwa otonomi khusus di Papua gagal total.

 

Kordinator Lapangan  Yosafath Gepse  mengatakan, “Banyak pembunuhan terjadi di tanah Papua, beribu-ribu jiwa manusia Papua telah korban dengan berbagai alternatif cara yang kemudian di lakukan oleh negara Indonesia itu sendiri. Dengan tujuan untuk merampas hak-hak manusia ditanah Papua.”

 

lanjut, OTSUS adalah racun yang mematikan manusia Papua entah dengan cara transparan maupun yang sulit diketahuan oleh Papua sehingga manusia Papua sudah berkurang. Maka dengan demikian kami mahasiswa Papua bersama solidaritas pro-demokrasi Indonesia Ternate dengan tegas menolak Otsus Jilid dua,"tegasnya.

 

“Karena analisis kami adalah bahwa Otsus Jilid dua merupakan melanjutkan konflik, menghabiskan ras Papua dengan perlahan dan tanah Papua menjadi tanah yang akan ada hanya tanah saja manusianya akan di habiskan dengan alternatif yang sulit di ketahuan oleh orang Papua itu sendiri.” Tutupnya.

 

Ini tuntutan Mahasiswa Papua kota studi Ternate-Maluku diantaranya bahwa:

  1. Kami mahasiswa Papua bersama solidaritas pro-demokrasi dengan tegas menolak OTSUS Jilid dua di Papua
  2. Stop kekerasan dan pembunuhan terhadap kami orang Asli Papua (OAP)
  3. Stop perkosahan terhadap perempuan Papua Stop moblisasi TNI/POLRI ke Papua
  4.  Bebaskan tahanan politik tanpa syarat Kampus unkhair ternate
  5.  Segera cabut SK DO Negara harus melindungi untuk menyampaikan gagasan Ide dan pendapat di muka umum karena itu adalah hak asasi manusia
  6. Berikan kami kedaulatan penuh.

 

Pewarta: Hagimuni Dan/KM

Editor : Anselmus Gobai

 

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait