Alkitab versus Handphone

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
RENUNGAN

Tentang Penulis
Ilustrasi. Ist

 

RODA dunia selalu berputar ibarat putaran siklus suatu kendaraan yang selalu berputar ketika beroperasi, dari abad lepas abad selalu ada dinamika kehidupan entah yang baik maupun yang buruk.

 

2000 tahun lalu Yesus dan Nabi-Nabi  pernah meninggalkan jejak-jejak baikNya, yang dimaksud dengan hal-hal baik adalah dimana perkataan-perkataan ALLAH yang di terima Yesus dan Nabi-Nabi dahulu  secara langsung maupun tidak langsung. 

 

10 Firman ALLAH sudah dicatat dalam Alkitab, Alkitab dalam bahasa iberani diartikan  "Buku Yang Itu" . Alkitab dapat didefinisikan sebagai suatu Koleksi Kata ALLAH  yang di curahkan lewat Anak TunggalNYA dan  Nabi-Nabi yang ditujuh oleh ALLAH sendiri, seperti Nabi Nuh, Nabi Musa dan lainnya.

 

10 Firman ALLAH sebenarnya sudah diberikan kepada setiap umat manusia yang ada didunia , seperti suku mee, dan komunitas-komunitas lainnya.

 

Dalam komunitas suku mee, kehidupan moyang sudah ada ketentuan hidup sebelum Gereja hadir ditanah papua. Mungkin suku lain juga memiliki kaidah hidup yang tersendiri sebelum gereja hadir di Papua.

 

Penulis dalam Opini ini, ingin menuliskan ketentuan hidup moyang  dari latarbelakang  suku Mee. Dalam komunitas Mee dapat dimiliki dan dihadiri oleh ketentuan hidup dalam setiap langkah hidupnya. 

 

Jangan membunuh (Mewagikoo Daa),Jangan Berzinah (Mogaitaikoo daa) ,Jangan mencuri (Oma Agiyo teyamotii) dan ketentuan lainnya.

 

Moyang kita suku Mee secara khusus sudah jadikan norma atau nilai ketentuan tersebut sebagai pengikat hidup yang permanen "sebagaimana dikutip dari cerira seorang Oma (Sisilia Yogi)  ketika orang menlanggar dan melampaui ketentuannya hendak diberi konsekuensinya seperti sebagai berikut.

 

Orang mee Membunuh sesamanya dan berzinah terhadap lawan kelaminnya maka konsekuensinya harus di hukum mati, begitu juga orang yang melakukan pencurian harus dibelah jarinya " ini adalah ketentuan hidup moyang kita pada beberapa pulahan tahun lalu.

 

Jadi secara kemungkinan ALLAH berikan kaidah-kaidah  kehidupan yang benar kepada seluruh komunitas penghuni dunia sejak mereka dibentuk.

 

Alkitab adalah suatu benda yang memuat uraian dan perkataan -perkataan ALLAH. Sementara Handphone atau disingkat dengan Hp adalah  suatu alat elektronik  yang mana orang megunakannya  sebagai alat untuk manjalin komunikasi lisan maupun tulisan  melalui berbagai layanan online dan offline kepada sesama kita yang berada pada jarak jahu dan dekat.

 

Alkitab dan Handphone sedang berversus, hal ini terjadi bukan karena kedua benda namun penduduk dunia yang dapat menciptakan pertandingannya. Sebab mayoritas penduduk disetiap negara dunia cenderung menghabiskan waktunya dengan handphone  sehingga hanya terkadang kita dapat menspekulasi hal baik dalam hidup kita, penulis sendiri  bisa dibilang pencandu Hp enatah apalah.

 

Namun, tidak ada konsepsi yang mengartikan Hp menang dibanding dengan Alkitab , sebab Hp Ibarat sebuah dari musiman. Sementara Alkitab adalah Kekal dan abadi selamanya.

 

Banyak Anak-anak jaman now yang berkata Hp bisa menang karena banyak pecandu , hal ini penulis tanggapi secara langsung bahwa Handphone adalah hanya sebentar, atau ibarat tetesan air diatas daun keladi yang mana akan jatuh dengan segera.

 

Hidup manusia berjalan dengan baik karena ada pedoman regulasi hidup sehingga tidak ada yang hendak mengartikan Hp yang lebih dan bisa kalahkan Alkitab sebab perbandingan sangat jauh berbeda.

 

Konklusi : Saya bisa Hidup karena ada motivasi ,nasihat orang tua dan orang lain, dan karena ada pedoman hidup, mungkin teman-teman lain juga demikian . Pertandingan antara godaan dunia dan Kristus sedang terjadi maka pilihan kembali kepada setiap individu  sebagai pelaku dan pelaksana kehidupan. Pilihlah hidup yang benar dan baik!. (Emanuel Muyapa/KM)


 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait