AMP dan FRI-WP Malang Gelar Diskusi Menyambut Hari Proklamasi Bangsa Papua Barat

Cinque Terre
Yunus Eki Gobai

5 Bulan yang lalu
NASIONAL & DUNIA

Tentang Penulis
Contributor
Suasana diskusi AMP dan FRI-WP di sekeretariat IPMAPA Malang, Kota Malang, Jawa Timur. Foto/dok AMP

 

 

TIMIKA, KABARMAPEGAA.com- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia Untuk West Papua (FRI-WP) melakukaa diskusi dengan thema “Sejarah Proklamasi Bangsa West Papua”. Diskusi ini digelar (22/6) di sekertariat IPMAPA Se- Malang Raya, Kota Malang Jawa Timur.

Dalam diskusi ini dimotori Jhez Ukago yang juga sebagai pemantik dari aktivis Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di moderatori oleh komrade Fery dari Front rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP). Dalam diskusi puluhan mahasiswa Papua yang ikut partisipasi dengan kondisi yang aman dan terkendali.

Dalam pemaparan materinya ,Jhez menyampaikan bahwa pasca deklarasi kemerdekaan papua 1 desember 1961, Organisasi New Gunea Raad,Komite Nasional Papua (KNP) belum perna menyusun system pemerintahan dan dasar undang undang.Sementara isi proklamasi juga belum di sampaikan secara jelas.Memang Negara baru berumur 19 hari .Indonesia sudah merampas dan menggagalkan negara baru bagi bangsa west papua.Melalui pernyataan isi terikora 19 Desember 1961,jelasnya

Jhez juga menambahakan 1 Juli sebagai hari proklamasi,karena proklamator Brigadir Jendral Zet Jafeth Rumkerom ingin melanjutkan dan melengkapi isi Negara dari 1 Desember 1961. Sekaligus untuk melengkapi struktur kenegaraan dan penegasan kembali wilayah kedaualatan Negara west papua" paparnya.

Disela diskusi, salah satu pengurus Komite Kota, AMP Malang Roberth Alua, mengatakan diskusi ini tetap akan kami lakukan terus demi memperingati kesiapan hari proklamasi 1 juli 1971 . Proklamasi tersebut sebagai bentuk usaha dari bagaimana mempertahankan kemerdekaan sebelumnya yang sudah ada yaitu 1 desember 1961 baik secara de facto dan de djure.

"Kemerdekaan itu di saksikan oleh orang papua maupun orang Belanda sendiri. Namun usaha-usaha itu telah di gagalkan oleh resim soekrano deengan isi trikora sebagai bentuk penjajahan awal bagi orang papua"jelasnya

Menurutnya sampai hari ini kenapa orang papua berusaha keras dan masih memperjuangkan kemerdekaan sebagai bentuk usaha usaha mempertahkan harga diri. Karena orang papua merasa sejaranya sudah di manipulasi oleh Negara Indonesia. "Bahkan sampai hari ini rakyat Indonesia yang mengerti sejarah,demokrasi sedang bersolidaritas bersama rakyat papua dalam memperjuangkan hak menentukan nasibnya sendiri sebagai perwujudan dari UUD 1945 “ Kemerdekaan adalah hak segala bangsa ,maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanuasiaan dan perikeadilan” tegasnya

Tempat yang sama, camrade Fery sebagai perwakilan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) mengatahkan pesan moral bahwa “saya sendiri orang Indonesia merasa bahwa sudah jelas dalam sejarah dengan tahapannya mulai dari 1961 dan kelanjutannya di hari proklamasi 1 juli 1971. Hak- hak kemerdekannya dan kebebasan orang papua secara pakasa di rampas oleh Negara Indonesia,setelah Negara baru di deklarasikan dan masih baru berumur 18 hari" tuturnya

Feny mengatahkan bahwa diskusinya sangat menarik dan banyak orang yang ternyata belum paham bahawa papua tidak hanya di deklarasikan pada 1 desember 1961 .Namun perna di proklamasikan juga pada 1 juli 1971.

"Saya berterimaksih kepada teman teman semua yang datang bisa berbagi dan berdiskusi banyak soal bagaimana kolonial memanipulasi sejarah papua. Semoga diskusi ini tetap di lanjutkan dan bisa mendidik semua orang papua dan juga orang Indonesia sendiri"tegasnya

Ia menambahakan, perjuangan masih panjang dan terus membangun konsolidasi menuju persatuan nasional. Guna merebut kemerdekaan bagi orang papua baik secara organisasi nasional maupun politik sampai tingkat menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi bangsa west papua,"tutupnya rasa terharu dan terkesan yang juga sebagai peserta diskusi (*)

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait