Badan Pengurus Daerah Kamar Adat Pengusaha Papua Terpilih

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

13 Hari yang lalu
EKONOMI DAN BISNIS

Tentang Penulis
Usai Konferda I Badan Pengurus Daerah Kamar Adat Pengusaha Papua (Bpd Kap Papua)  Kabupaten Dogiyai, Jumat, (14/2), di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Moanemani.

 

DOGIYAI, KABARMAPEGAA.com—Telah gelar Konfrensi Daerah (Konferda) I, Badan Pengurus Daerah Kamar Adat Pengusaha Papua (Bpd Kap Papua)  Kabupaten Dogiyai, Jumat, (14/2), bertempat di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Moanemani.

 

Dalam Konferda I BPD KAP Papua Kab. Dogiyai ini, telah dilaksanakan pelantikan dan pengukuhan Ketua Umum Daerah KAP Papua Kabupaten Dogiyai untuk periode 2020-2025 beserta pengurusnya.

 

Dalam Konferda I BPD KAP Papua Kab. Dogiyai ini, telah dipilih, dilantik dan dikukuhkan, Tuan Arnoldus Douw sebagai ketua, oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KAP Papua, Tuan Musa Haluk, SE.,MM.; Asisten I Sekda Kabupaten Dogiyai, Nason Pigai, S.IP.; dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Adat Daerah Kabupaten Dogiyai, Germanus Goo, SE.

 

Kegiatan ini dibuka dan ditutup oleh Bapak Nason Pigai. Sebagai simbol, sebelum penandatanganan Surat Keputusan (SK) Pelantikan, Tuan Musa Haluk menyerahkan sebuah sekop dan sebuah noken kepada Tuan Germanus Goo, sebagai tuan tanah Dogiyai, untuk selanjutnya menyerahkannya kepada Tuan Arnoldus Douw.

 

Ketua Umum BPP KAP Papua, Tuan Musa Haluk, dalam sambutannya berpesan agar pengurus BPD KAP Papua Kab. Dogiyai konsisten dalam bekerja bagi negeri Papua, khususnya bagi negeri Dogiyai.

 

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Konferda BPW KAP Papua Kabupaten Dogiyai yang pertama. Selamat juga untuk para pengurus yang ada. Saya mau sampaikan, melaksanahkan pelantikan yang berlangsung ini, mudah dan gampang. Tapi merawat, konsisten bekerja, dan menjalankannya, itu pekerjaan yang sulit sekali dan berat. Untuk itu, dibutuhkan komitmen,” kata Haluk dalam sambutan penutupnya. 

 

“Kita punya komitmen untuk membangun ekonomi dari desa ke kota, dari kampung ke kota. Disana, di kampung-kampung, ada professor-profesor, doctor-doktor. Insinyur-insinyur. Kita berlutut dan kembali berguru kepada mereka. Bertanya kepada mereka. Karena soal kemandirian, mereka adalah doctor, professor, insinyur-insinyur kita,” sambung Haluk lagi.

 

“Nenek moyang kita, mereka petarung. Mereka pekerja. Mereka pelaut. Mereka berkebun. Mereka adalah manusia-manusia mandiri. Karena itu mari, kita kembali ke dusun. Sekop yang tadi, tanam di dusun. Noken yang tadi, isilah dengan hasil kebun. Ini pesan moril yang saya sampaikan,” ujar Haluk lagi.

 

Sementara itu, Ketua BPD KAP Papua Kab. Dogiyai, Tuan Arnoldus Douw, dalam sambutannya menyatakan siap untuk bekerja, dan memohon kerjasama dari semua pihak, terutama para pelaku ekonomi orang asli Papua di Kabupaten Dogiyai, Pemerintah Daerah kabupaten Dogiyai, dan jajaran Pengurus Pusat PBB KAP Papua di Jayapura.

 

“Dalam 5 tahun ke depan, kami akan menjalankan beberapa agenda prioritas. Untuk pengusaha di bidang konstruksi jasa juga tetapi, terutama bagi sektor riil, yaitu kesejahteraan mama-mama pasar, pemilik kebun, ternak, kolam ikan, dan usaha-usaha kecil-menengah lainnya. Oleh karena itu, kami akan bermitra dengan Pemerintah Daerah kabupaten Dogiyai dan semua pihak yang berkepentingan di dalamnya, ke depan dalam kerja-kerja kami,” urai Arnold Douw dalam sambutannya usai dilantik.

 

“Kami mohon dukungan materi dan moril dari semua pihak. Kami mau sampaikan, kami BPD KAP Papua Kabupaten Dogiyai siap penjalankan tugas kami, membangun kerjasama dengan elemen-elemen terkait, baik antara badan pengurus daerah dengan Pemerintah kabupaten Dogiyai, KAP Papua wilayah Meepago, juga dengan BPP KAP Papua, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga di dalam KAP Papua ini,” tegas Douw selanjutnya.

 

Selanjutnya, Ketua Dewan Adat Kabupaten Dogiyai, Germanus Goo, dalam sambutannya menyampaikan, sampai saat ini, kurang ada perhatian terhadap para pengusaha asli Papua di Kabupaten Dogiyai. Bapak Germanus Goo berharap, dengan kehadiran BPD KAP Papua Kabupaten Dogiyai, ada perubahan, ada keberpihakan, terhadap para pengusaha asli Papua, baik di sektor riil maupun di sektor konstruksi jasa.

 

“SK Definitif Kabupaten Dogiyai sudah 10 tahun dan ditambah masa krateker 3 tahun. Pembangunan dalam kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang sekarang sudah memasuki tahun ketiga tetapi, kurang ada keberpihakan terhadap orang asli Papua,” kata Goo dalam sambutannya.

 

“Kami dari Dewan Adat masyarakat Kamuu Mapia dan Piyaiye pada hari ini, jam ini, menit ini dan detik ini berjanji untuk akan mencoba mendukung BPD KAP Papua Kabupaten Dogiyai melalui sektor riil dan para pengusaha pemilik CV dan PT orang asli Papua, agar menjadi berdaya di negerinya sendiri. Karena itu, BPD KAP Papua Kabupaten Dogiyai akan menjadi mitra kerja dengan kami, Dewan Adat Papua, dengan semangat, siapa lagi kalau bukan kita dan kapan lagi kalau bukan sekarang,” Kata Germanus Goo menutup sambutannya.

 

Asisten I Sekda Kabupaten Dogiyai, Bapak Nason Pigai, dalam sambutannya setelah pelantikan menegaskan untuk bersatu, saling merangkul, bekerjasama, dan tidak mementingkan diri sendiri.

 

“Khususnya bagi pemilik CV, PT, kue pembangunan harus dinikmati bersama. Bagus karena sekarang ada wadah semua pengusaha sektor konstruksi jasa khusus bagi orang asli Papua sehingga, gunakan wadah ini untuk belajar dan berusaha. Saya pesan, dapat paket pekerjaan, bangun usahamu, sehingga kamu menjadi contoh orang mandiri bagi orang Papua lain,” kata Nason Pigai dalam sambutannya.

 

“Kita dapat pencontoh kebesaran hati, komitmen dan konsistensi Bapak Ir. Didimus Tebai dengan Koperasi Kopi yang mengharumkan nama Dogiyai di tingkat Nasional dan bahkan internasional. Dia sudah membantu banyak petani kopi. Bagi pengurus yang beru dilantik, tugas kalian untuk usaha-usaha kecil menengah milik masyarakat Dogiyai ini, berat. Jadi harus berbesar hati, dan konsisten,” lanjut Bapak Nason Pigai lagi.

 

Selanjutnya, Ketua Panitia Pelaksanaan Konferda ke-I BPD KAP Papua Kab. Dogiyai, Tuan Stefanus Petege, dalam sambutannya mengatakan, dirinya telah berusaha dari semua keterbatasan dan kekurangan untuk suksesnya kegiatan ini.

 

“Uang yang terkumpul untuk kegiatan ini, hanya 25 Juta. Tapi kegiatan berlangsung sukses. Empat orang dari BPP KAP Papua, dipimpin Ketua Umum BPP KAP Papua sudah kita usahakan untuk dapat menyaksikan langsung Konferda I BPD KAP Papua Kab. Dogiyai ini. Kita barapen babi dan makan siang, acara berlangsung sukses dari pagi sampai sore. Semua pihak, termasuk mama-mama pasar di Dogiyai terlibat di dalam kegiatan ini, jualan mereka dapat kita konsumsi di acara ini. Ini semua karena kemurahan hati dan berkat Tuhan,” kata Stefanus Petege di sela-sela kegiatan Konferda ke-I BPD KAP Papua Kab. Dogiyai.

 

Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00 WIT dan berakhir pada pukul 16.00 WIT. Acara berlangsung lancar, meriah dan sukses, dihadiri oleh lebih dari 60 orang pelaku usaha Sektor Konstruksi Jasa dan Sektor Riil di Kabupaten Dogiyai.

 

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Papua Bisa

Baca Juga, Artikel Terkait