Bantuan Kemanusiaan dari KOMPASS Tiba di Intan Jaya

Cinque Terre
Manfred Kudiai

5 Bulan yang lalu
HUKUM DAN HAM

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Ketika KOMPASS menimbang Sembako di Bandar Udara, Banda Aceh, Sumatera, pada tanggal 12 Mei 2021 lalu. (Doc. KOMPASS.Ist)

NABIRE, KABARMAPEGAA.com--Komunitas Mahasiswa Papua se-Sumatera (KOMPASS) telah menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat pengungsi di Intan Jaya. Bantuan Sembako dari KOMPASS telah tiba di Bandara Intan Jaya, Selasa (18/05).

Bantuan Sembako dari KOMPASS tertuju bagi  masyarakat  pengungsi yang saat ini sedang mengungsi akibat kontak senjata TNI-Polri versus  TPNPB-OPM di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. 

KOMPASS mengirimkan bantuan  tersebut pada hari Rabu, 12 Mei 2021 dari Banda Aceh dan tiba di  Tigamajigi, Intan Jaya pada hari  Senin, 18 Mei 2021.

Di Intan Jaya, bantuan kemanusiaan itu telah diterima pada hari ini, Senin, (18/05) dan  langsung di terima secara simbolis lewat  Ketua Klasis Sugapa, Pdt.Timotius Miagoni dan Pdt. Henok Tipagau di halaman Kantor Klasis Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

Koordinator Umum KOMPASS,   Yance Emany, mengatakan bantuan kemanusiaan dari KOMPASS kali ini untuk Kab.Intan Jaya.

"Kami, mahasiswa yang tergabung dalam KOMPASS berharap kepada masyarakat agar  tidak dilihat dari besar kecilnya bantuan dari kami," ujarnya.

Yance mewakili rekan-rekannya berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga setempat. 

"Bantuan yang kami kirim,  semoga dapat mengendalian kelaparan bagi masyarakat pengungsi," ujarnya penuh harap.

Sembako ini, kata Yance,  guna membantu masyarakat yang terkena kontak senjata antara aTNI-Polri dan OPM-TPNPB sehingga masyarakat setempat tidak bisa ke kebun mencari makanan untuk keluarga dan masyarakat selalu di rumah sehingga kami KOMPASS membantu berupa sembako agar  mereka bisa hindari kelaparan bagi pengungsi.

"Masyarakat tidak boleh lihat dari besar kecilnya bantuan dari kami tapi bersyukur atas bantuan ini dan semoga bisa bermanfaat untuk pengendalian kelaparan bagi Masyarakat pengungsi akibat kontak senjata ini," harapnya. 

Pihaknya juga mengucapkan banyak ucapkan terima kasih kepada BPH-KOMPASS, Alumni, Seniolitas, bahkan pihak-pihak yang  membantu dan atas kepercayakan dirinya  untuk membawa bantuan sembako dari KOMPASS untuk masyarakat pengungis di Sugapa Kab.Intan Jaya Papua.

Pdt. Henok Tipagau mengakui bantuan tersebut telah sampai di Intan Jaya dan telah diterima oleh pihaknya. 

"Kami banyak ucapkan terima kasih kepada Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) telah membantu kami karena kami mengalami kesulitan akibat kontak senjata antara TNI/Polri dan OPM-TPNPB Sugapa Kab.Intan Jaya," ucapnya.

Bantuan dari KOMPASS ini, kata Pdt. Henok Tipagau, kami terima seutuhnya, sehingga atas nama badan pengurus Klasis Sugapa dan jemaat kami sampaikan terima kasih banyak.

"Atas bantuan anak-anak kami di Sumatera, kiranya Tuhan Yesus akan memberkati. Tuhan Yesus memberkati setiap perjuangan dalam menuntut ilmu di Pulau Sumatera yang  jauh dari orang tua," ujarnya.

Pdt. Henok Tipagau  juga berpesan, pelajar dan mahasiswa Papua 'anak-anak kami di sana'  yang tergabung dalam  KOMPASS agar banyak belajar. 

"Anak-anak kami di Sumatera, tetap semangat dan giat belajar dalam mengenyam pendidikannya. Sebab kepada kalian harapan kami untuk membangu Papua. Dan lebih penting, takut akan Tuhan dan juga bersandar kepada Tuhan.  Maju dalam satu langkah Tuhan memajukan sepuluh langkah kedepan lagi.  Kiranya Tuhan akan memberkati," ujar Pdt.  Henok Tipagau. 

"Pesan dari kami orang tua, walaupun kondisi daerah belum stabil, kami selalu berdoa buat anak-anak kami di pulau Sumatera 'Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera' ujung Indonesia lebih khususnya dan pada umumnya mahasiswa Papua dimana saja menuntut ilmu. Belajarlah banyak hal untuk membangun daerah Papua," pesan Pdt. Henok Tipagau.

Menaggapi pesan Pdt. Henok Tipagau, Kordinator KOMPASS untuk masyarakat Kabupaten Intan Jaya; Yance Emany  mengucapkan ucapkan terima kasih.

Ucapan terimakasih kasih itu tertuju  kepada Hamba Tuhan Bapa Pdt. Timotius Miagoni Ketua Klasis Sugapa dan Bapa Pdt. Henok Tipagau telah mewakil masyarakat Kab. Intan Jaya untuk langsung terima bantuan dari KOMPASS untuk Masyarakat Kab.Intan Jaya dan mendoakan para kami 'anak-anaknya' yang sedang merantau mengenyam pendidikan.

Ketua  KOMPASS, Weki Penggu juga mengatakan salurkan bantuan ini upaya dalam bentuk kepedulian warga korban masyarakat Kab. Intan Jaya yang mengungsi.

"Kami ketahui bersama,  aktivitas masyarakat Intan Jaya saat kesulitan mencari makanan ini. sehingga bantuan  Sembako ini dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini kesulitan yang memang kita ketahui bersama," bebernya.


Pewarta: Manfred Kudiai 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait