BEM USTJ Harap Evaluasi Otsus Undang Semua Pihak Termasuk Organisasi Perlawanan

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Alexander Gobai, Ketua BEM USTJ

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Universitas Sains dan Teknologi Jayapura berharap kepada Majelis Rakyat Papua (MRP) agar mengudang semua elemen dan masyarakat Papua, termasuk Organisasi Perlawanan Papua Merdeka untuk melakukan evaluasi keberhasilan dan kegagalan Otonomi Khusus (Otsus) selama 20 tahun hadirinya Otsus di tanah Papua.

 

Elemen dan masyarakat Papua yang dimaksud ialah Tokoh-Tokoh Papua, Pemerintahan, Adat, Masyarakat, Agama, Perempuan, Akademisi, Mahasiswa, Aktivis Papua merdeka, dan lembega lainnya guna melangsungkan evaluasi dari semua aspek termasuk aspek Pelanggaran Hak Politik.

 

“MRP harus membuka diri dan mengudang semua pihak, sehingga kerinduan dan aspirasi rakyat Papua selama pemberlakuan 20 tahun Otsus di Papua menghasilkan satu rekomendasi yang positif  sesuai dengan keinginan bangsa Papua,” Kata Presiden Mahasiswa USTJ, Alexander Gobai melalui Pers Rilis yang di terima kabarmapegaa.com, Senin, (27/07/2020).

 

Menurut Gobai, Otonomi Khusus yang diperdebatkan antara Jakarta dan Papua membuat dinamika semua pihak bersuara berdasarkanyang dialami dan dirasakan kehadiran Otsus selama 20 tahun di tanah Papua.

 

“Kami Mahasiswa sebagai Agen Of Change  yang adalah independen tidak berpihak kepada siapa-siapa, maka, Kami meminta agar Otsus dievaluasi secara detail dari berbagai Aspek. Aspek Ekonomi, Kesehatan, Infrastruktur, Pendidikan, Hukum dan HAM, dan Pelanggaran Hak Politik,” Kata Gobai yang juga Eks Tapol Papua Korban Rasis itu.

 

Ia berharap, Pengevaluasian Otsus pentingnya peran BEM Sepapua untuk duduk bersama membicarakan tentang Otsus berdsarkan Kajian Ilmiah selama pemberlakuan Otsus di Papua.

 

REDAKSI

#MRP

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait