Benih Kematian

Cinque Terre
Alexander Gobai

6 Bulan yang lalu
PUISI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh: Stefanus U. Iyai

 

Benih itu, datang berakar

Membasmi insang tak berdosa

Generasi emas, hilang di terkah benih kematian

Berakar, dahulu hingga kini terus berlanjut

 

Bumi di gelapi awan hitam

Gemercik air mata, mewarnai duka

Sungai-sungai membanjiri air mata

Nyanyian ratapan di balik duka terdengar

 

Nyanyian duka mengiringi kepergian kesatria muda

Pepohonan dan sungai pun ikut merunduk

Tak rela melepasmu dari bumi ini

Mari bersama menyaksikan pahitnya hidup ini

 

Benih-benih kematian di hambur lara

Hingga, biji-biji muda yang bertumbuh, layu di terkah musim

Habis puna hingga tiada cerita

Hilang secara misterius

Asmat berduka piluh

 

Semarang 27 Januari 2018

 

Baca Juga, Artikel Terkait