Berkecimpung Di Organisasi tak Mematahkan Semangat untuk Studi hingga Meraih Gelar HI

Cinque Terre
Manfred Kudiai

19 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Jerry Kogopa, S.HI. Ist

NABIRE, KABARMAPEGAA. com--Berkecimpung di berbagai Organisasi  tidak mematahkan semangat untuk menyelesaikan  studinya hingga meraih  gelar sarjana Hubungan Internasional di Universitas Cendrawasih (Uncen), Jayapura,  Papua. Dia adalah Jeri Kogopa.


Pria kelahiran Paniai (26) itu mengaku, kurung waktu enam tahun ia bergulat dengan dunia pendidikan di perguruan tinggi ternama di Papua itu.


"Selama saya kuliah di Jayapura sealama 6 tahun, begitu banyak organisasi yang saya ikuti baik organisasi kampus maupun luar kampus," bebernya saat diwawancara media ini, Minggu, (28/03).


Namun, kata Dia, tidak begitu banyak yang dirinya  dapat dari organisasi namun tidak dapat dipungkiri bahwa dari organisasi ia belajar banyak hal.


"Sebagian ilmu  yang saya dapat dari organisasi, memberikan saya semangat, memotivasi, arahkan dan lain lain hingga saya bisa sukses pada tanggal 25 Maret 2021 kemarin." Terangnya penuh semangat. 

 

Sementara di UKM  di kampusnya, Jerry  mengaku pernah menjabat sebagai Ketua Komisaris HI periode  2017/2018. Tidak sampai disitu,   dirinya juga pernah mencalonkan diri menjadi  ketua DPMF FISIP tetapi  gagal  diverifikasi.


"Hal kegagalan itu memberikan saya semangat untuk sukses pada bidang studi hubungan international," katanya. 


Untuk itu, dari pengalaman yang Jerry tempuh,  ia tak sungkang-sungkang untuk memberikan pesan atau harapan kepada generasi berikutnya. 

 

"Saya berharap semoga eksistensi IKAPPMMA ini,  terjaga dengan solid." Katanya memberi kesan kepada adik-adik angkatan yang saat ini sedang berdiam diri dalam payung IKAPPMA.


IKAPPMA, adalah salah satu organisasi daerah tertua di wilayah Jayapura dan sekitarnya.  IKAPPMA sendiri kepanjangan dari: Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Masyarakat Agadide (IKAPPMA).

 

"Ade ade IKAPPMMA harus banyak belajar bahasa inggris karena bahasa inggris akan menentukan masa depan mu," ajaknya. 


Dirinya juga berharap, agar generasi berikutnya agar dapat melakukan hal-hal positif yang memberi daya saing yang tanggu untuk menghadapi perkembangan dunia modern, terutama di era teknologi ini.


"Bahasa inggris itu penting,  selain itu manset berpikir juga mesti di asah dengan baik sebab bukan hanya membutuhan fisik atau kekuatan manusia untuk menghadi era globalisasi kini," terangnya. 


Sementara itu,  kakak angkatan Jerry Kogopa yang pernah bersama merantau sewaktu SMP Lecoc D'Armand  Ville Kokonao, Daniel Mbaugau mengakui kelebihan yang dimiliki Jerry. 


Kata, Daniel,  Jerry,  semasa SMP selalu membawa buku saku belajar praktis Bahasa Inggris kemanapun kami pergi. 


"Saya sangat tersanjung mendengar kabar ini, salah satu pejuang sejati yang pernah  saya kenal di tanah rantau [Kokonao] beberapa tahun lalu itu telah selesai dengan memperoleh gelar sarjana pada  jurusan Hubungan Internasional di Universitas Cendrawasih." Katanya. 


Daniel juga sedikit menceritakan kisah-kisah yang mereka pernah ukir bersama semasa di tanah Tamanipia (Kokonao), Mimika Barat, Kabupaten Mimika,  Papua.


"Dari dulu, sejak kumis belum tumbuh,  buku 24 jam belajar bahasa inggris itu, yang  dia selalu bawa-bawa saat kita mau  curi kelapa muda di kuburan dekat susteran, telah membuahkan hasil," terangnya bangga. (*)


 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait