Bupati Deiyai: Mahasiswa Eksodus Deiyai Pemda Tidak Siapkan Dana Trasportasi

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Bupati Kabupaten Deiyai Ateng Edowai,  S. Pd, K. M. Pd. K,  Saat dirinya meraiyakan acara Wisuda yang telah diwisudakan dari Sekolah Teologi Agama Kristen (STAK) Nabire/ Petrus Douw/KM

 

NABIRE,  KABARMAPEGAA.COM- Terkait masalah rasisme di Surabaya, 15 Agustus 2019,  hampir semua pelajar dan mahasiswa/i eksodus Deiya pulang ke Papua,  Kami dari pemerintah daerah tidak ada anggaran untuk transportasi balik. 

 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kabupaten Deiyai Ateng Edowai,  S. Pd, K. M. Pd. K,  Saat dirinya merayakan acara Wisuda yang telah diwisudakan dari Sekolah Teologi Agama Kristen (STAK) Nabire, dirumahnya Kaper Luar, sabtu,  ( 09/11/19 ) sejak pukul  15.00 WIT.

 

Sebenarnya mahasiswa tidak terprovokasi dengan teman lain. Tetapi ini sudah teranjur maka saya meminta kepada semua mahasiswa eksodus bisa kembali melanjutkan sekolah dan kuliah,  kata Edowai.

 

Lanjut Edowai,  "khusus kami pemerintah daerah Kabupaten Deiyai tidak menyiapkan anggaran untuk transportasi balik, kami menyediakan hanya dana Studi Akir (TA) dan Pemondokan Asrama" ujarnya.

 

Dengan tegas bahwa kami pemda Deiyai tidak ada dana satupun untuk membantu mahasiswa eksodus untuk pulang. Tetapi saya harap bisa kembali dan lanjutkan pendidikan, Pengganti kabupaten Deiyai 5 tahun kedepan adalah kalian, tutupnya Edowai.

 

Ketua badan pengurus harian, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kab Deiyai di Kota Yogyakarta dan Solo Emanuel Mote mengatakan, Lalu kami kumpul di kab Deiyai  bersama dengan kepala dinas P dan P dan dan kami dikunjungi oleh wakil bupati lalu karena bupatinya sedang keluar kota.

 

Kemudian kami kumpul lagi dengan pak bupati tetapi hanya membahas Tugas Akhir (TA) dan pemondokan tetapi uang transportasi katanya belum ada

 

Untuk pemulangan kami pengurus sepakat tolak jika memang uang itu ada. Tapi bupati juga bilang bahwa memang uang itu tidak ada, sehingga kami meminta supaya Tugas Akhir (TA) dan pemondokan supaya bisa diproses lebih cepat, Tegas Mote.

 

Pewarta : Petrus Douw/KM

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait