Bupati Dogiyai : Saya Larang Jual Miras

Cinque Terre
Alexander Gobai

3 Bulan yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com– Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa, S.IP melarang membeking, menjual dan mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) di wilayah Kabupaten Dogiyai.

 

“Saya sudah berkali-kali menghimbau kepada masyarakat, TNI/Polri, Pemuda, Masyarakat dan pengusaha Miras agar jangan membeking, menjual, dan mengkonsumsi Miras di Kabupaten Dogiyai,” kata Dumupa melalui status akun FB pribadinya beberapa hari lalu.

 

Ia menyebutkan ada beberapa alasan dialarang menjual dan mengkonsumsi Miras di Kabupaten Dogiyai. Diantaranya, pertama Miras dilarang oleh semua agama. Kedua, Miras dilarang beredar dan dikonsumsi di Tanah Papua. Ketiga, Miras merusak kesehatan tubuh manusia. Keempat, Miras merusak karakter manusia. Kelima, Miras sering menjadi sumber masalah sosial. Keenam, Miras menghancurkan bangsa Indonesia.

 

“Walaupun, tindakan saya sedikit otoriter. Tetapi, saya dan sejumlah pihak terkait sudah melakukan beberapa tindakan raziah secara spontan. Mendekati beberapa pemabuk dan menasehatinya bahkan beberapa kali, saya memukulnya,” ujarnya.

 

Minuman Keras bukan hanya dilarang pada tingkatan masyarakat. Tetapi, semua Pegawai ASN untuk tidak mengkonsumsi minuman keras, aparat TNI dan POLRI untuk membeking/menjual Minuman Keras (Miras).

 

“Kami sedang menyiapkan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelarangan Minuman Keras di Kabupaten Dogiyai. dan tindakan lainnya yang pada prinsipnya melarang penjualan dan konsumsi minuman keras di Kabupaten Dogiyai,” katanya.

 

Dumupa mengatakan: “Saya bersyukur kepada Tuhan. Karena dalam kurun waktu empat bulan dari Bulan Januari-April tingkat penjualan dan konsumsi minuman keras di Kabupaten Dogiyai menurun. Kesadaran semua pihak mengenai berbahayanya minuman keras baik penjualan maupun konsumsi mulai muncul.  Tetapi, masih ada walaupun tidak sebanyak sebelumnya aktivitas penjualan dan konsumsi minuman keras di Kabupaten Dogiyai,” ujarnya.

 

Ia berharap, agar menghentikan semua aktivitas penjualan dan konsumsi minuman keras yang masih belum selesai.

 

“Kita akan terus membasmi minumas keras. Jika, Tuhan menghendakinya, tidak ada yang tidak mungkin,” harapnya.

 

Pewarta : Alexander Goba

#Budaya

Baca Juga, Artikel Terkait