Cara Menjadi Jurnalis yang Baik

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

6 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Jurnalis yang baik tidak hanya bisa menulis, tetapi juga mahir melakukan wawancara dan mengambil gambar. (Foto: dok. Okezone)

 

JAKARTA/ANTARA - Banyak orang suka menulis dan ingin menjadi jurnalis. Hobi menulis, bisa muncul sejak kecil, tapi keinginan untuk serius di bidang jurnalistik biasanya muncul setelah memasuki usia remaja.

 

Dikutip dari Wikihow, Jumat (19/6/2015), berikut beberapa cara untuk bisa menjadi seorang jurnalis yang baik.

 

1. Suka menulis

Seorang jurnalis harus suka menulis. Paling tidak setiap hari kamu harus menulis, membaca koran atau majalah, melihat berita, bertemu banyak orang, dan siap menghadapi tekanan.

 

2. Menulis jurnal atau diari

Menulis diari atau jurnal adalah salah satu cara untuk melatih kemampuan menulis. Tidak penting apa yang akan kamu tulis, namun yang penting adalah membiasakan diri untuk menulis setiap hari.

 

3. Membawa kamera

Foto atau gambar akan mendukung tulisan yang kamu buat. Dengan membawa kamera kamu juga bisa mengasah kemampuanmu dalam mengambil gambar.

 

4. Membawa alat tulis dan catatan

Kamu tidak akan pernah tahu kapan suatu peristiwa terjadi. Oleh karena itu, siapkan kedua benda tersebut untuk mencatat poin-poin penting sehingga kamu tidak lupa akan peristiwa penting tersebut.

 

5. Keinginan untuk bertemu orang baru

Seorang jurnalis harus siap bertemu dengan orang baru yang mungkin sangat asing. Jurnalis harus memiliki keberanian untuk bertanya, terutama saat sedang melakukan wawancara.

 

6. Selalu merujuk dari hasil wawancara

Jangan pernah berbohong dalam memberitakan sesuatu. Kamu harus tetap merujuk pada hasil wawancara. Jangan menambahkan hal-hal lain selain hasil wawancara dengan narasumber.

 

7. Perbanyak perbendaharaan kata

Kamu harus banyak membaca. Cara ini akan membantumu untuk menambah perbendaharaan kata. Dalam menuliskan sebuah cerita, kamu bisa mengeksplorasi kata-kata untuk medeskripsikan sesuatu. Tetapi, kamu tetap harus menggunakan kata-kata yang sesuai dengan konteks kalimat.

 

Sumber: news.okezone

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait