Cegah Virus Covid19, Asrama Tolikara di Jayapura Tak Terima Kunjungan

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Foto: Penghuni Asrama Tolikara di Jayapura pajangkan spanduk, tidak menerima kunjungan. (Foto: Dok KM)


JAYAPURA. KABARMAPEGAA.com -Meningkatnya Penyebaran Virus Corona di tanah Papua, Asrama Mahasiswa Putra Tolikara kota studi Jayapura mengambil sikap untuk tidak ada kunjungan dari kerabat,keluaraga dan lain-lain demi mencega Covid-19 yang semakin berkembang.

"Asrama  Tolikara untuk sementara waktu tidak menerima kunjungan, karena beberapa minggu belakangan ini terlihat virus covid-19 mulai menyerang di kalangan kehidupan rakyat papua. Dengan jumlah ratusan orang yang sedang dalam Pemantauan ODP dan di tambah lagi yang sudah terjadi positif covid 19 di Provinsi papua dengan jumlah yang bertambah tiga orang di merauke dan beberapa lainnya di RS di Kota Jayapura," Kata Alumni USTJ yang juga senior Penghuni Asrama Tolikara di Jayapura, Ronny Lambe kepada kabarmapegaa.com dari Expo, Rabu, (25/3).

Dirinya dan seluruh penghuni Asrama Tolikara mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Papua, Gubernur Papua tentang lockdown selama 14 hari kedepan.

"Seperti  di  wilayah adat Meepago, Laapago dan Ha Anima. Sementara di beberapa wilayah dilakukan pembatasan status Sosial Demi keselamatan nyawa manusia Papua," Kata Lambe.

Selain itu, dirinya  menolak dengan tegas pernyataan  Mentri Dalam Negeri Tito karnavian tentang tidak setuju dengan Lockdown di Papua.

"Kita melihat sendiri bahwa kejadian  ini sudah ada yang positif covid-19 dan ratusan orng lainnya dalam pengawasan. 
Sudah bukan rahasia lagi bahwa fasilitas kesehatan di Papua sangat buruk sekali dan masih minim dan di tambah lagi dengan sampel darah masih harus di kirim ke jakarta dan bisa mengabiskan waktu 3 - 5 hari baru bisa mengetahui hasilnya," Ujarnya.

"Untuk itu, Kami mendukung sepenuhnya Kebijakan Gubernur Provinsi Papua Untuk Melakukan Lockdown," Tambahnya.

Ia mengingatkan,  perlu disadari dan belajar dari pengalaman bahwa virus HIV-AIDS pun masih saja menyerang setiap orang  di papua  dan masih hidup di tanah papua dan menelan korban jiwa yang sampai saat ini.

Pewarta : RL

Editor: Admin

#Mahasiswa dan Pemuda

#Lingkungan dan Hutan

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait