Dana Pendidikan Belum Dicairkan, Ini Pernyataan Sikap Pelajar dan Mahasiswa Paniai Se- Indonesia

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

9 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai se- Indonesia demo damai di Paniai. (foto: Anselmus/KM)

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com—Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai se- Indonesia meminta  pemerintah kabupaten Paniai untuk segera cairkan Dana Pendidikan Akhir Studi dan Pemondokan Tahun Anggaran 2018. Hal ini disampaikan dalam pernyataan sikap tertulis kepada media  ini, Selasa (13/11/2018) via pesan eletronik.

 

Berikut adalah pernyataan sikap Ikatan Pelajar dan mahasiswa Paniai, se- Indonesia:

 

Penyataan Sikap

Berdasarkan bukti dan data yang kami Mahasiswa Paniai Himpun, Dana pendidikan Akhir studi dan Pemondokan Tahun angaran 2018 triwulan Pertama berdasarkan Laporan Dokumen Pelaksanaan Anggaran satuan kerja perangkat daerah (DPA SKPD) untuk Anggaran belanja bantuan sosial kepada Pendidikan Akhir studi (APBN) sebesar Rp 7. 000.000.000.00 (Tujuh Miliar) dan Bantuan studi kepada Mahasiswa S1 studi Ahkir dari sumber dana otonomi khusus (Otsus) sebesar 7.000.000.000.00 (Tujuh Miliar). Belum lagi belanja bantuan sosial untuk Pemondokan dari APBN sebesar 1.000.000.000.000 (Satu miliar) dan Belanja bantuan sosial untuk pemondokan dari otonomi khusus (Otsus) sebesar 1.000.000.000.00 (Satu miliar) Jumlah keseluruhan sesuai laporan dari dokumen pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat daerah (DPA SKPAD) dan Badan Keuangan Dan Aset Daerah (SKPKD) Tahun Anggaran 2018 adalah 16.000.000.000.00 (Enam Belas Miliar) untuk Dana Pendidikan Akhir studi dan Pemondokan Tahun Anggaran 2018.

 

Jumlah tersebut diatas, tidak termasuk dengan bantuan belanja sosial kepada pendidikan S2 dan S3. Bantuan Belanja sosial kepada Pendidikan penerbangan. Bantuan belanja sosial kepada Pendidikan kedokteran. Dan bantuan Belanja sosial kepada pendidikan Luar Negeri.

 

Sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja perangkat Daerah (DPA SKPD) Tahun Anggaran 2018 tersebut diatas. Dalam proses Realisasinya tentu maksimal baik karna, Data Buku Kas Umum Bendahara Penggeluaran Pemerintah Kabupaten Paniai yang kami himpu sudah melaporkan tepat Tanggal 26 Januari 2018 Bahwa, belanja bantuan sosial kepada pendidikan S1 Studi Akhir sesuai tagihan terlampir draf Penggeluaran 16. 000.000.000.00 (Enam Belas Miliar) dengan kode rek: 5.1.5.05.01 dan 5.1.5.05.07 dengan kode bukti: 40032/SP2D-LS/4.0401.02/I/2018 dan 40033/SP2-LS/4.04.01.02/I2018 Laporan terkahir dari Buku Kas Umum Bendahara Penggeluaran dengan saldo Akhir: 0.00 (kosong) karna notabanenya sudah di salurkan ke kantor Dinas Keuangan Kabupaten Paniai.

 

Sementara itu, dari laporan kas Bendahara Penggeluaran (SPJ BELANJA – ADMINISTRATIF) Siti Lasmurah, SE dan Herman Kayame, ST,MT kuasa Penggunaan Anggaran/Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Paniai di laporkan Bulan Januari 2018 Jumlah Anggran Bantuan Belanja Sosial Kepada Pendidikan S1 Studi Akhir adalah 14.000.000.000.00 (Empat Belas Miliar) dengan kode bank:5.1.5.03.08 dan Bantuan Belanja sosial untuk bantuan Pemondokan sebesar 2.000.000.000.00 (Dua Miliar) dengan kode bank: 5.1.5.05.07 dari Jumlah Anggran 16.000.000.000.00 (Enam Belas Miliar) dari sumber dana APBN dan Otsus Laporan Posisi Kas Bendahara Penggeluaran Sisa Pagu Anggaran 0:00 (Kosong).

 

Kemudian dari laporan REKENIN KORANG sudah melaporkan bahwa, belanja bantuan sosial kepada pendidikan S1 Studi Akhir dikirimkan oleh bendahara Penggeluaran Keuangan Tepat 26 Januari 2018 lewat nomor rekening:106.908,922,646,58 dan Belanja bantuan sosial untuk Pemodokan dalam waktu dan nomer rekening yang sama dan di terima oleh Bendahara Penggeluaran Dinas Sosial tepat Tangal 29, Januari 2018 (dua Hari Kemudian) lewat Nomor Rekening:106.908.922.546.58.

 

Sementara itu, pengakuan dari Sekertaris Saerah Kabupaten Paniai (SEKDA) Amatus Tatogo S.Pd didepan masa demo damai Mahasiswa Paniai se-Indoensia di halaman kantor Bupati Madi Paniai, tepat pada tanggal 08 November 2018 yang di langsirkan lewat media www.suarapapua.com mengatakan dirinya tidak tahu soal anggaran tersebut sampai saat ini. “Tidak tauh pasti dana itu ada dimana, apakah masih di dinas keuangan atau sudah di salurkan ke Dinas Sosial. Sebeb informasi  yang dapat terkait dana pendidikan dari kepala dinas keuangan, dana Pendidkan sudah di salurkan. Tetapi ketika saya cek di kantor keungan, SPJ (Surat Pertangun Jawaban) belum masuk. Ini yang buat saya bingun untuk jawab dana Pendidkan itu ada dimana,” Ujar sekda Amatus Tatogo.

 

Sesuai ulasan tersebut, sesuai laporan: Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) Tahun Anggaran 2018. Buku Kas Umum Bendahara Penggeluran. Laporan Posisi Kas Bendahara Penggeluaran (SPJ BELANJA – ADMINISTRASITIF). Rekening Koran. Dan Kartu Kendali Belanja Tidak Langsung terindikasi jelas bahwa, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paniai Jengko Pigome S.IP. Oktopianus Kayame S.Sos Selaku Kepala Bidang Bantuan Sosial dan Kepala dinas Keuangan Herman Kayeme, ST, MT dan Siti Lasmurah, SE Bendahara Penggeluaran keuangan kabupaten Paniai Mengelapkan dana Pendidikan Akhir Studi dan Pemodokan akhinya belum terealisasikan baik untuk menyentu subtansi persoalan yang di hadapi oleh Mahasiswa Paniai se- Indonesia.

 

Akibat dari tidak adanya trasparansi dan realisasi Dana Pendidikan Anggaran Tahun 2018 terhadap Mahasiswa Paniai se-Indonesia. Banyak Mahasiswa Paniai yang putus dalam perkulian. Banyak Mahasiswa Paniai tertunda bertahun-tahun sampai belum selesai.

 

Masa kontrakan/tempat tingal habis akibatnya diusir oleh pemilik kontrakan karena notabanenya sejauh Pemerintah Kabupaten Paniai tidak melakukan Pengadaan Asrama Permanen ke kota - kota studi se-Indonesia akibanya banyak mahasiswa Paniai mengalami kesulitan tempat tinggal untuk akses pendidikan dengan baik.

 

Problem ini terus terjadi dari tahun ke tahun terutama tahun 2018 yang menjadi momentum dimana Mahasiswa Paniai se-Indonesia menggalami badai kesulitan, kerumitan berskala besar.

 

Untuk itu, Aktor-aktor tersebut diatas yang mengelapkan Dana Pendidikan, segera cairkan Dana Pendidikan sebelum Pelantikan Pemerintah Baru Kabupaten Paniai yang akan dilasanakan dalam rentang waktu kurang lebih Tepat Tanggal 18-26 November 2018 di Paniai.

 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paniai Atas Jengko Pigome dan Oktopianus Kayame selaku Kepala bidang Dinas Sosial dan Kepala Dinas Keuangan, Herman Kayame serta Bendahara Penggelauran Keuangan Siti Lasmuarah segera alokasikan dana pendidikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya tanpa syarat dan tanpa alasan apapun. Jangan lari dari kenyataan datang dan jelaskan skaligus alokasikan dana pendidkan terhadap kami Mahasiswa Se-Indonesia sebelum kami Mahasiswa Paniai See-Indonesia ambil sikap secara tegas, progresif dan Militansi yang terfokus pada anda-anda semua.

 

Maka, atasnama moyang, atasnama tulangbelulang, atasnama rakyat, pelajar dan mahasiswa serta atasnama Ketidakadilan Nasional dan atas nama Masa depan Manusia Mee, kami menyatakan sikap:

 

  1. Pemerintah Kabupaten Paniai dalam hal ini, Pemerintah Hengki kayame dan Musa Isir segera Alokasi Dana Pendidikan sekaran juga,
  2. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paniai atas nama Jengko Pigome, S,IP dan Oktopianus Kayame, S,Sos sebagai kepala Bidang Bantuan Jangan Lari dari kenyatanaan. Segera datang dan alokasikan Dana Pendidikan selambat lambatnya sebelum Pelantikan Bupati Baru,
  3. Kepala Dinas Keuangan Atas Nama Heman Kayame, ST,MT dan Bendahara Penggeluaran Keuangan Siti Lasmuarah, SE segera datang memberikan keterangan yang jelas dan alokasikan Dana Pendidikan skaran juga
  4. Kami Minta Pihak Kepolisian. Pemerintah, elem’’ Masyarakat dan Ormas’’ untuk mediasi dan mendesak kepada pihak terkait untuk realisasikan dana pendidikan dalam waktu yang seesingkat singkatnya.
  5. JIka Pemerintah Kabupaten Paniai tidak realisasikan dana Pendidikan. Kami minta KPK untuk segera periksan dan tangkap Korutor-korutor yang suap dana Pendidikan.
  6. Kami Meminta Bupati Baru Meki Nawipa segera Pecat Kepala dinas sosial Jengko. PIgome. S,IP Kepala bidan bantuan sosial Oktopianus Kayeme, S,Sos dan Herman Kayema ST,MT selaku Kepala dinas Keungan Siti Lasmurah,SE Bendahara Penggeluaran Keungan kab.Paniai skaran juga,
  7. Kami Menuntut kepada Bupati Baru Meki Nawipa datangkan KPK untuk periksa dan tangkat actor actor yang korupsi Dana Pendidikan dan actor actor Korupsi dalam pemerintahan Hengki Kayame,
  8. JIka Dana Pendidkan Tidak Alokasikan. Kami Mahasiswa Panai See-Indoensia ambil sikap Tegas dan Brutal kepada actor actor yang menggelapkan dana pendidikan Tahun Anggaran 2018.
  9.  

Demikian pernyataan sikap tegas ini kami sampaikan atas perhatian dan alokasikan dana sekaran juga. Sebagai bentuk pengormatan terhadap masa depan Manusia Mee. Kami Ucapkan Banyak Terimakasih.  

 

Paniai, 13 November 2018

 

Tertanda:
 Koordinator Umum

Anselmus Gobai

Penanggung jawab aksi:

 Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai se-Indonesia.

 

Demikian laporan yang diterima media ini.

 

Admin/KM

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait