Daniel Kadepa Terpilih sebagai Ketua OSIS SMTK Se-Jayapura, Ini Harapannya

Cinque Terre
Yosafat Mai Muyapa

22 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Reporter
Foto saat proses pemilihan Ketua Osis Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Di Aula SMTK, Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua. (Foto: Maii Muyapa/KM).

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com—Melalui Konggres istimewa Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) se-Jayapura, Daniel Kadepa terpilih sebagai ketua Organisasi Siswa (OSIS) periode 2020 -2021.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung harapan Sentani, Jayapura. Jumat, (27/08/2020), dipimpin langsung oleh guru kesiswaan Ernas Labena, S.Th

Kegiatan ini, dihadiri seluruh siswa/i mulai dari kelas 1 (satu) hingga kelas 3 (tiga), SMTK Se-Jayapura.

"murid-muridnya usai pemilihan itu bahwa tahap pemilihan ketua osis sudah berjalan lancar dan bagi yang telah terpilih pengurus Osis harus menjalankan sesuai amanah yang berlaku di sekolah ini," jelas Ernas Labena, S.Th

Hal tersebut dikatakan karena, Kata Ernes,  sekolah kita adalah bukan sekolah biasa tetapi salah satu sekolah teologi yang ada di Papua di tingkat pelajar di Jayapura, Papua, sehingga pihaknya meminta kepada siswa agar konsiten dalam belajar sesuai dengan asas-asas teologi SMTK.

Sementa itu, Ketua Osis terpilih Daniel Kadepa mengucapkan syukur kepada Tuhan karena Rahmat dan Hikmatnya sehingga kita dapat melakukan pemilihan ketua osis dengan baik.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada siswa/i serta guru-guru yang telah mempercayai diri saya sebagai Ketua Osis SMTK Sentani Jayapura," jelasnya saat diwawancara media ini.

Dia juga mengaku bahwa telah terpilih menjadi ketua osis bukan karena ketampanan, kelincahan, serta kepandaian tetapi karena rencan Tuhan. Mengaku dirinya telah nyata mujizat-Nya.

"saya mendapatkan tanggung jawab ini beban berat tetapi bersama Tuhan dan  kekompakan, kesatuan kami pasti berjalan dengan baik,"harapnya. 

Menurutnya, jantung organisasi kesiswaan ini ada di kesatuan dan persatuan.

"Saya minta semua pihak terutama siswa/i maupun guru-guru di sekolah harus bekerja sama agar menjaga kestabilan di sekolah teologi di Papua yang unggul dan berhikmat,"ujarnya mengakhiri.

Pewarta: Yosafat Maii Muyapa/KM

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait