Dewan Pers Bersama Para Pemred  Bahas Keselamatkan Pers Indonesia

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

20 Hari yang lalu
NASIONAL

Tentang Penulis
Logo Dewan Pers


YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.comDewan Pers bersama Para Pemimpin Medita Cetak Online, Radio, dan Televisi, dan Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) , Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Serikat Perusahaan Pers atau (SPS) mengadakan meeting secara virtual, Kamis (14/05).

 

Konferensi yang digelar dalam zoom meeting tersebut juga diikuti oleh para pemimpin media online yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia.

 

Meeting virtual ini dilangsungkan selama kurang lebih satu setengah jam, terhitung sejak pukul 13.00-14.30 WIT.

 

Maksud dan tujuan konferensi pers yang diselenggarakan oleh Dewan Pers ini, berawal dari perlunya menjaga hak masyarakat terhadap informasi yang kredibel agar dapat melewati pandemik Covid-19 dengan baik dan selamat.

 

Sebagaimana laporan yang diterima media Kabar Mapegaa, dalam meeting tersebut, telah mengemukakan kurang ebih 11 poin yang menjadi hasil bersama, yakni:

  1. Keadaan media saat ini sangat berat, ekosistem media sudah sangat terganggu
  2. Usia krisis baru 2 bulan namun dampaknya sangat luar biasa
  3. Ekosistem bernegara sudah mulai terganggu karena pers mulai terganggu
  4. Situasi ini sudah tidak tertahankan
  5. Saat ini pendapatan iklan media online dan radio turun drastis sampai 80 persen,
  6. Beberapa media menengah dan kecil saat ini sudah tidak bisa membayar gaji karyawan dan sebagian besar saat ini sudah mengurangi gaji karyawan. Sebagian lagi, terutama di daerah sudah mulai mem-PHK karyawan.
  7. Industri media cetak saat ini, setengah dari sekitar 400 anggota SPS, sudah dan akan melakukan PHK terhadap karyawan.
  8. Pers yang sehat dan tidak tumbang diperlukan untuk menjaga informasi ke masyarakat
  9. Jika diberi insentif oleh pemerintah maka pers harus tetap independen
  10. Pemerintah harus memberi insentif agar keberlangsungan pers dapat terjaga. (lampiran dalam pernyataan bersama Dewan Pers)
  11. Penundaan pembayaran BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja harus segera disetujui pemerintah agar karyawan pers tetap bisa dicover selama masa pandemi. Ini akan sangat menolong perusahaan pers untuk tetap bergerak.

 

Admin/KM

#Pandemi Covid-19

Baca Juga, Artikel Terkait