Didesak Panwaslu Paniai Agar Di PAW-kan

Cinque Terre
Alexander Gobai

2 Bulan yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)
Keterangan Foto: Ratusan masa aksi dari Solidaritas mahasiswa dan pemuda Meepago Kabupaten Paniai yang mengeyam pendidikan di Kota Jayapura dan sekitarnya mendatangi Kantor Bawaslu Provinsi Papua mendesak Panwaslu Kabupaten Paniai agar di PAW-kan, Rabu (13/6). (Foto: KM/A. Gobai)

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com - Ratusan masa aksi dari Solidaritas mahasiswa dan pemuda Meepago Kabupaten Paniai yang mengeyam pendidikan di Kota Jayapura dan sekitarnya mendatangi Kantor Badan Pengawas pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua mendesak Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) Kabupaten Paniai agar di PAW-kan. Karena telah menyalahi jabatannya dengan mendukung salah satu pasangan Calon (Paslon), nomor urut satu, Hengky Kayame-Yeheskiel Tenouye untuk kembali ditetapakan sebagai calon bupati/wakil bupati Kabupaten Paniai tahun 2018.

 

“Kami minta Panwas Kabupaten Paniai harus berhenti menjadi tim Sukses Dr. Hengky Kayame dan hanya berdiri sebagai pengawas pemilihan bupati Kabupaten Paniai. Karena kami menghormati keputusan KPUD sekaligus mendesak Panwas untuk bersikap netral. Dan aksi damai ini digelar karena adanya temuan, kalau ada oknum Panwas Paniai yang menyalahi jabatannya dengan mendukung salah satu paslon,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Otniel Kobepa dalam orasinya di depan Kantor Bawaslu Provinsi Papua,  Jayapura, Rabu (13/6).

 

Menurutnya, Pihak KPU Kabupaten Paniai lambat dalam beberapa tahapan Pilkada Paniai. Karena adanya dugaan pihak Panwas Kabupaten Paniai tidak netral dalam pengawasannya. Dan beberapa kali kesempatan Pihak Panwas telah kedapatan bersama pihak pertahanan Dr. Hengky Kayame. Dan hingga saat ini Panwas Kabupaten telah menjadi tim suksesnya dan terus berusaha menyelamatkannya, meskipun pihak  pertahanan tidak memenuhui syarat dan dinyatakan Pailit dalam keputusan KPUD Paniai pada SK 31  sebagaimana mentetapkan Paslon nomor urut tiga, Meki Nawipa-Oktopianus sebagai calon tunggal dan melawan kotak kosong pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

 

“Kami mendesak Bawaslu Provinsi Papua untuk segera mencopot oknum Panwas Paniai yang jelas terbukti menyalahi sumpah jabatannya dan bersikap tidak netral. Panwas itu harus Independen, Netral dan bersih dari kepentingan politik,” ujarnya.

 

Seperti diketahui, Keputusan KPUD Paniai Nomor 30 Tahun 2018 tentang pembatalan dua pasangan calon Pilkada Kabupaten Paniai  dan SK Nomor 31 Tahun 2018 tentang penetapan satu pasang calon Peserta Pilkada Kabupaten Paniai bersifat final.

 

Sementara, Tokoh Pemuda  Kabupaten Paniai, Yakob Kobepa meminta DKPP, KPU Bawaslu RI agar mem-PAW-kan Panwas Paniai yang tidak Independen.  Karena, Panwas Paniai telah menyalahi jabatanya mendukung salah satu Paslon  Bupati  Kabupaten Paniai.

 

“Panwas Paniai stop  menjadi tim sukses Hengky Kayame (HK),” katanya dalam orasi yang disampaika di hadapan masa.

 

Pantauan media ini, usai mengadakan aksi damai membacakan penyataan sikap di hadapan para keamanan Polri dan salah satu staf Bawaslu Provinsi Papua diterima laporan penyataan aksi serta spanduk yang dipegang oleh masa aksi agar ditindaklanjuti.

 

“Saya mohon agar ditindaklanjuti pernyataan sikap itu kepada pengurus Bawaslu Provinsi Papua,” kata Yakob Kobepa.

 

Pewarta     : Alexander Gobai

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait