Diduga PT.Pasific Mining Jaya beroperasi tanpa ijin

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Admin Redaksi Kabar Mapegaa Online
Keterangan Foto :  John N.R Gobai, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua jalur Adat. (Foto: KM/A. Gobai)

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com - John N.R Gobai, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua jalur Adat menduga PT. Pasific Mining Jaya di Sungai Mosairo, Kampleks Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire Ibu Kota Nabire sedang melakukan operasi produksi melalui kontraktor yang belum memiliki ijin dan menggunakan perkerjaan Warga Negara Asing (WNA).

 

“Kami menduga PT. Pasific Mining Jaya sedang melakukan operasi produksi melalui kontraktor yang belum miliki ijin dan menggunakan perkerjaan WNA,” katanya kepada kabarmapegaa.com melalui release yang dikirim dari Abepura, Kamis (14/6).

 

Menurutnya, dugaan itu ditujukan kepada pejabat  Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo. Karena dirinya gerah melihat adanya tambang illegal dan WNA dalam kegiatan itu.

 

“Tindakan itu adalah tindakan pidana sesuai UU No 4 tahun 2009. Maka, kami  mohon agar pejabat Gubernur Papua memerintah bidang yang berwenang dan Kapolres Nabire agar menghentikan kegiatan dan memproses oknum pemilik ijin dan kontraktor,” ujarnya.

 

Kata Gobai: “Kami minta mencabut IUPnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena akan merugikan Negara,” katanya.

 

Pewarta : Alexander Gobai

#Lingkungan dan Hutan

Baca Juga, Artikel Terkait